Satgas Madago Raya Bersihkan Lapangan Fasilitas Sholat Idul Adha di Poso

-News, Religi-
oleh

– Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H, III Preventif Madago Raya menggelar di wilayah Tabalu, Kecamatan , Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu (1/6/2025) oleh tujuh pos setempat.

Dipimpin langsung oleh Bripka Komang Harry, para personel dari Pos Kamtibmas Tabalu membersihkan area lapangan sepakbola. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman saat melakukan Idul Adha.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Pemuda Parigi Jaga Toleransi Antarumat Beragama

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya Satgas dalam mempererat hubungan dengan serta menjaga situasi tetap kondusif di wilayah operasi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada masyarakat, khususnya menjelang Idul Adha. Kami ingin memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan kehadiran polisi di tengah masyarakat,” ujar Kombes Kurniawan.

Baca Juga:  Semarak Hari Bhayangkara, Ribuan Peserta Meriahkan Olahraga Bersama di Polda Sulteng

Menurutnya, kerja bakti semacam ini bukan hanya soal kebersihan fisik, tapi juga bagian dari upaya preventif untuk menjaga keamanan dan membangun kepercayaan publik terhadap aparat. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan warga dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

Selain membersihkan lapangan sepakbola untuk digunakan Sholat Ied, personel juga menyapa warga dan mengajak mereka untuk turut serta dalam menjaga kebersihan dan keamanan. Respons warga dinilai sangat positif dan penuh antusiasme.

Baca Juga:  Tokoh Agama Dukung Penuh Upaya Satgas Madago Raya Cegah Radikalisme di Poso

“Sinergi dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan operasi ini. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi untuk melindungi, mengayomi dan melayani,” imbuh Kombes Kurniawan.

Operasi Madago Raya sendiri merupakan operasi terpadu yang bertujuan untuk menekan potensi gangguan keamanan di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya di daerah operasi khususnya Kabupaten Poso.

banner

Komentar