Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Pemuda Marantale Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – II Preemtif melalui Tim Da'i Polri melakukan kegiatan dengan di Desa Marantale, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (4/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preemtif kepolisian dalam memperkuat peran pemuda sebagai mitra dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Parigi Moutong, AKP Zulkufran. Ia hadir bersama empat anggota Tim Da'i Kamtibmas Polri, yakni Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, Aiptu Zulham dan Aiptu Arwin Abubakar, yang selama ini aktif menyampaikan pesan-pesan kamtibmas berbasis pendekatan keagamaan.

Baca Juga:  Sambang dan Silaturahmi, Upaya Satgas Madago Raya Jaga Kondusivitas di Poso Pesisir

Dalam pertemuan tersebut, AKP Zulkufran menyampaikan pentingnya peran tokoh pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia menekankan bahwa kondusifitas wilayah tak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tapi perlu keterlibatan aktif dari masyarakat, khususnya para pemuda.

“Pemuda harus menjadi contoh dalam menciptakan suasana yang dan . Kami mengajak seluruh elemen untuk bergandeng tangan menghadapi segala bentuk potensi gangguan, termasuk paham-paham radikal yang mencoba masuk ke tengah masyarakat,” ujar Zulkufran.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Dorong Desa Masari Jadi Teladan Moderasi Beragama di Parimo

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, Tim Da'i Polri juga mengajak warga untuk memperkuat nilai- antarumat beragama. Mereka menilai toleransi merupakan kunci utama untuk menjaga keharmonisan dan menangkal paham-paham intoleran yang dapat merusak persatuan bangsa.

“Rasa persaudaraan dan persatuan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan beri ruang bagi provokasi yang memecah belah. Mari jaga Marantale tetap damai dan rukun,” ucap Aiptu Irwan saat berdialog dengan warga.

Silaturahmi ini pun mendapat respon positif dari tokoh pemuda setempat, Iwan, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Satgas Madago Raya. Ia menilai pendekatan dialogis seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan generasi muda.

Baca Juga:  Polisi Hingga Petugas PPK Kembali di Cek Kesehatan oleh Subsatgas Dokkes

“Terima kasih kepada Polri yang sudah hadir langsung dan memberi perhatian kepada kami. Kami siap menjadi mitra dalam menjaga kampung ini tetap aman, bebas dari dan kekerasan,” kata Iwan.

Kegiatan sambang ini diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan waspada terhadap ancaman intoleransi dan ekstremisme.

banner

Komentar