Rohaniawan Polri Sambangi Tokoh Adat Badjro, Ajak Tangkal Radikalisme di Parigi Moutong

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Operasi Madago Raya melalui Rohaniawan menggelar kegiatan dengan masyarakat Malakosa, I Made Sadia, serta masyarakat adat Badjro di Kecamatan Balinggi, Kabupaten , , Selasa (10/6/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Aipda I Putu Kariasa tersebut bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus membangun komunikasi dua arah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Rohaniawan Kamtibmas Polri Ajak Jemaat Jaga Kedamaian di Kabupaten Poso

Dalam kesempatan tersebut, Rohaniawan Polri mengajak para tokoh dan masyarakat adat Badjro untuk terus aktif mendukung terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Moutong. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga sikap toleransi dan saling menghormati antar umat beragama.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga suasana damai, memperkuat persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar, terutama berita hoaks yang beredar di media sosial,” ujar Aipda I Putu Kariasa.

Baca Juga:  Melalui Pakta Integritas, Polda Sulteng Tegaskan Komitmen Rekrutmen Bersih pada Seleksi SIPSS 2026

Selain itu, Rohaniawan Polri juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mewaspadai masuknya paham radikalisme dan yang bisa memecah belah kerukunan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Malakosa, I Made Sadia, menyampaikan dan rasa terima kasih atas inisiatif yang dilakukan oleh Rohaniawan Polri. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keharmonisan antarwarga di desa mereka.

Baca Juga:  Tim Da'i Polri Serahkan Bantuan Kursi Ponpes Idaarotul Ummah di Kasimbar Utara

“Kami masyarakat adat Badjro siap mendukung dan membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kami. Ini tanggung jawab bersama demi kebaikan seluruh warga,” ungkap I Made Sadia.

Kegiatan silaturahmi seperti ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang diusung dalam Operasi Madago Raya. Melalui sentuhan budaya dan agama, Satgas berharap dapat terus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat untuk menciptakan rasa aman yang berkelanjutan.

banner

Komentar