Kembali ke Masyarakat, Alumni Deradikalisasi Dukung Satgas Madago Raya Tangkal Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya pemulihan di wilayah operasi khususnya Poso terus dilakukan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui pendekatan personal yang dilakukan Ops Madago Raya.

Dengan menemui langsung para alumni program deradikalisasi. Pada Rabu, 4 Juni 2025, tim melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Dusun Tamanjeka, , Kecamatan Poso Pesisir.

Dalam kegiatan itu, Kapolsek Poso Pesisir AKP Risdiyanto bertemu dengan Ustadz Reza, seorang warga yang pernah menjalani proses hukum terkait tindak pidana dan kini telah kembali ke masyarakat sebagai alumni deradikalisasi. Saat ini, Ustadz Reza diketahui tinggal dan bekerja secara mandiri sebagai warga sipil di Desa Masani.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Sampaikan Pesan Damai dan Tolak Paham Radikalisme di Parimo

Kepada tim , Ustadz Reza menyatakan komitmennya mendukung penuh upaya pemulihan situasi di wilayah Poso, khususnya dalam menangkal penyebaran paham-paham radikal yang masih berpotensi muncul di tengah masyarakat.

Ia juga siap melaporkan segala bentuk aktivitas yang mengarah pada penyebaran ideologi kekerasan, anti-Pancasila, atau ajaran kelompok khilafatul muslimin.

“Saya sudah kembali ke masyarakat dan ingin menjalani kehidupan normal. Saya tidak ingin hal-hal yang dulu terjadi kembali merusak daerah ini. Kalau ada yang mencurigakan, saya siap bantu melaporkan pihak ,” kata Ustad Reza dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga:  Pendekatan Humanis Satgas Madago Raya Berbuah Hasil, 87 Butir Amunisi Diserahkan Warga

Dalam dialog tersebut, Ustad Reza juga menyampaikan keresahannya terkait meningkatnya kenakalan dan penyalahgunaan narkoba di Poso Pesisir.

Ia menilai persoalan itu tak kalah penting untuk diatasi, karena kelompok-kelompok radikal bisa saja memanfaatkan kerentanan anak-anak muda sebagai celah untuk merekrut simpatisan baru.

Menanggapi hal itu, Madago Raya menyambut baik masukan tersebut dan menyampaikan bahwa mereka tidak hanya fokus pada penanggulangan radikalisme, tetapi juga menjalin sinergi dengan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman sosial lainnya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Baca Juga:  Tak Terkait Profesi, Polda Sulteng Tegaskan Komitmen Tangani Kasus di Morowali Secara Profesional

Silaturahmi semacam ini akan terus dilakukan oleh Satgas Madago Raya sebagai bagian dari pendekatan humanis. Tujuannya bukan hanya mengawasi, tetapi juga merangkul para alumni Deradikalisasi agar menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan Poso yang damai dan terbebas dari paham radikal.

banner

Komentar