Jaga Kondusifitas Poso, Satgas Madago Raya Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus menggencarkan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas di wilayah Kabupaten Poso. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilakukan oleh Tim Da’i Polri kepada masyarakat.

Pada Jumat (20/6/2025), Tim Da’i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi melaksanakan sambang dan silaturahmi ke masyarakat di Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Sembelih 3 Hewan Kurban di Poskotis Tokorondo, Daging Dibagikan ke Warga

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Ops Madago Raya yang bertujuan untuk membangun komunikasi aktif antara Polri dan elemen masyarakat, dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif serta mencegah penyebaran paham-paham radikal.

Dalam silaturahmi tersebut, Tim Da’i Polri mengajak Masyarakat Muhaimin untuk terus berperan aktif menjaga lingkungan, serta menanamkan nilai-nilai toleransi antarumat beragama. Hal ini dinilai penting guna memperkuat persaudaraan dan mencegah potensi perpecahan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Ceramah Kamtibmas, Da'i Polri: Jaga Kerukunan, Waspadai Paham Radikal

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang sudah kondusif ini, serta terus menanamkan nilai saling menghormati dan toleransi antar sesama,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Muhaimin menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada Polri atas upaya pendekatan yang dilakukan. Ia menegaskan siap membantu tugas Polri dalam menjaga wilayah dan menangkal penyebaran ideologi yang dapat merusak keharmonisan sosial.

Baca Juga:  Kapolres Banggai Apresiasi Anggotanya Dalam Pengamanan Pleno Penghitungan Suara

“Terima kasih kepada Tim Da’i Polri yang sudah datang. Kami siap mendukung Polri untuk menjaga ketertiban dan di Poso,” kata Muhaimin.

Dengan kegiatan ini, Satgas Madago Raya berharap sinergi antara Polri dan tokoh masyarakat terus terjaga, sebagai fondasi utama dalam menciptakan jangka panjang dan membentengi masyarakat dari pengaruh paham radikalisme.

banner

Komentar