Jaga Kondusifitas Poso, Satgas Madago Raya Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Madago Raya terus menggencarkan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas di wilayah Kabupaten Poso. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilakukan oleh Tim Da’i Polri kepada tokoh masyarakat.

Pada Jumat (20/6/2025), Tim Da’i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi melaksanakan sambang dan silaturahmi ke tokoh di Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Menjaga Stabilitas Keamanan, Operasi Madago Raya 2024 Berlanjut Tahap IV

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Ops Madago Raya yang bertujuan untuk membangun komunikasi aktif antara Polri dan elemen masyarakat, dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif serta mencegah penyebaran paham-paham radikal.

Dalam silaturahmi tersebut, Tim Da’i Polri mengajak Tokoh Muhaimin untuk terus berperan aktif menjaga lingkungan, serta menanamkan nilai-nilai toleransi antarumat beragama. Hal ini dinilai penting guna memperkuat persaudaraan dan mencegah potensi perpecahan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Intensifkan Patroli Dialogis, Satgas Madago Raya Dengar Aspirasi dan Keluhan Masyarakat

“Kami mengajak tokoh untuk bersama-sama menjaga situasi yang sudah kondusif ini, serta terus menanamkan nilai saling menghormati dan toleransi antar sesama,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Muhaimin menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada Polri atas upaya pendekatan yang dilakukan. Ia menegaskan siap membantu tugas Polri dalam menjaga wilayah dan menangkal penyebaran ideologi radikal yang dapat merusak keharmonisan sosial.

Baca Juga:  Imam Masjid dan Pegawai Syara' di Touna Dibekali Pengetahuan untuk Menangkal Radikalisme

“Terima kasih kepada Tim Da’i Polri yang sudah datang. Kami siap mendukung Polri untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di Poso,” kata Muhaimin.

Dengan kegiatan ini, berharap sinergi antara Polri dan tokoh terus terjaga, sebagai fondasi utama dalam menciptakan jangka panjang dan membentengi masyarakat dari pengaruh paham radikalisme.

banner

Komentar