Jaga Kondusifitas Poso, Satgas Madago Raya Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat

-News, Religi-
oleh

– Satgas II Preemtif Operasi terus menggencarkan pendekatan humanis dalam menjaga di wilayah Poso. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilakukan oleh Tim Da'i Polri kepada .

Pada Jumat (20/6/), Tim Da'i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi melaksanakan sambang dan silaturahmi ke masyarakat di Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Tekankan Jajaran Polres Poso Jaga Netralitas, Asta Siap dan Empat Jaga

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Ops Madago Raya yang bertujuan untuk membangun komunikasi aktif antara Polri dan elemen masyarakat, dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif serta mencegah penyebaran paham-.

Dalam silaturahmi tersebut, Tim Da'i Polri mengajak Tokoh Masyarakat Muhaimin untuk terus berperan aktif menjaga lingkungan, serta menanamkan nilai-nilai toleransi antarumat beragama. Hal ini dinilai penting guna memperkuat persaudaraan dan mencegah potensi perpecahan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kunker ke Banggai, Kapolda Sulteng Ingatkan Personel Jaga Integritas dan Profesionalisme

“Kami mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang sudah kondusif ini, serta terus menanamkan nilai saling menghormati dan toleransi antar sesama,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Muhaimin menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada Polri atas upaya pendekatan yang dilakukan. Ia menegaskan siap membantu tugas Polri dalam menjaga keamanan wilayah dan menangkal penyebaran ideologi radikal yang dapat merusak keharmonisan sosial.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Tebar Semangat Nasionalisme Lewat Upacara dan Bagi Alat Belajar ke Siswa SD di Poso

“Terima kasih kepada Tim Da'i Polri yang sudah datang. Kami siap mendukung Polri untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di Poso,” kata Muhaimin.

Dengan kegiatan ini, berharap sinergi antara Polri dan tokoh masyarakat terus terjaga, sebagai fondasi utama dalam menciptakan keamanan jangka panjang dan membentengi masyarakat dari pengaruh paham radikalisme.

banner

Komentar