Empat Pos Kamtibmas Satgas Madago Raya Gencarkan Edukasi Kamtibmas dari Rumah ke Rumah

-News-
oleh

Palu Nesia – kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Pada Minggu (29/6/2025), empat pos kamtibmas yang tersebar di wilayah operasi Kabupaten melaksanakan kegiatan secara serentak ke rumah-rumah warga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya soft approach untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah yang sebelumnya pernah menjadi daerah rawan konflik. Personel Satgas menyapa masyarakat secara langsung, berdialog, dan memberikan edukasi seputar pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi paham radikal.

Baca Juga:  Periksa 13 Saksi, Polisi Duga Anggota Polres Manado Tewas Bunuh Diri

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., menyebutkan bahwa kegiatan sambang ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian aparat keamanan terhadap warga.

“Kami ingin hadir sebagai sahabat masyarakat. Melalui silaturahmi ini, kami bisa mendengar langsung harapan dan keluhan warga, serta memberi edukasi tentang pentingnya menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, personel juga mengajak untuk bersama-sama menangkal paham yang dapat memecah persatuan bangsa. Warga pun diajak aktif melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, Satgas Madago Raya Ajak Siswa SD Gelorakan Semangat Kebangsaan

Warga menyambut baik kunjungan personel Satgas. Salah seorang tokoh masyarakat di wilayah Pesisir, Mahmud, mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan aparat.

“Kami merasa lebih aman dan tenang. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar hubungan antara polisi dan masyarakat semakin harmonis,” katanya.

Kegiatan serentak ini dilakukan oleh pos kamtibmas Tamanjeka, Tabalu, Kalora dan Masamba. Masing-masing pos menyesuaikan pendekatan sesuai karakteristik masyarakat di wilayahnya, termasuk melakukan kunjungan ke tokoh adat dan setempat.

Baca Juga:  902 Personel Pam TPS Ikut Bimbingan Psikologi dan Rikkes Berkala, Jelang Pemungutan Suara

Kombes Kurniawan menambahkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh tindakan represif, tetapi juga keberhasilan membangun kepercayaan masyarakat.

“Pencegahan adalah kunci. Jika masyarakat sudah merasa dekat dan percaya, maka mereka dengan sendirinya akan menjadi mitra strategis kami,” jelasnya.

sendiri merupakan operasi pemeliharaan kamtibmas khususnya di wilayah dan sekitarnya. Melalui pendekatan persuasif dan berkelanjutan, Polri terus berupaya menjaga keamanan dan kedamaian di tanah Poso.

banner

Komentar