Empat Pos Kamtibmas Satgas Madago Raya Gencarkan Edukasi Kamtibmas dari Rumah ke Rumah

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas III Preventif Operasi Madago Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Pada Minggu (29/6/2025), empat yang tersebar di wilayah operasi Kabupaten Poso melaksanakan kegiatan sambang dan secara serentak ke rumah-rumah warga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya soft approach Satgas III Preventif untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah yang sebelumnya pernah menjadi daerah konflik. Personel Satgas menyapa masyarakat secara langsung, berdialog, dan memberikan edukasi seputar pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi paham radikal.

Baca Juga:  Dukung Program Pemerintah, Satgas Madago Raya Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Operasi

III Preventif , Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., menyebutkan bahwa kegiatan sambang ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian aparat keamanan terhadap warga.

“Kami ingin hadir sebagai sahabat masyarakat. Melalui silaturahmi ini, kami bisa mendengar langsung harapan dan keluhan warga, serta memberi edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan,” ujarnya.

Selain menyampaikan , personel juga mengajak untuk bersama-sama menangkal paham yang dapat memecah persatuan bangsa. Warga pun diajak aktif melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Gelar Hipnoterapi di Ponpes Al-Fatah Kalora

Warga menyambut baik kunjungan personel Satgas. Salah seorang tokoh masyarakat di wilayah Poso Pesisir, Mahmud, mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan aparat.

“Kami merasa lebih aman dan tenang. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar hubungan antara polisi dan masyarakat semakin harmonis,” katanya.

Kegiatan serentak ini dilakukan oleh pos kamtibmas Tamanjeka, Tabalu, Kalora dan Masamba. Masing-masing pos menyesuaikan pendekatan sesuai karakteristik masyarakat di wilayahnya, termasuk melakukan kunjungan ke dan tokoh agama setempat.

Baca Juga:  Seri 3 Roadrace Piala Kapolda Sulteng Resmi Ditutup, Ini Daftar Pemenangnya!

Kombes Kurniawan menambahkan bahwa keberhasilan Operasi Madago Raya tidak hanya ditentukan oleh tindakan represif, tetapi juga keberhasilan membangun .

“Pencegahan adalah kunci. Jika masyarakat sudah merasa dekat dan percaya, maka mereka dengan sendirinya akan menjadi mitra strategis kami,” jelasnya.

Operasi Madago Raya sendiri merupakan operasi pemeliharaan kamtibmas khususnya di wilayah Poso dan sekitarnya. Melalui pendekatan persuasif dan berkelanjutan, Polri terus berupaya menjaga keamanan dan di tanah Poso.

banner

Komentar