Cegah Peredaran Senpi dan Handak, Satgas Madago Raya Intensif Razia Kendaraan di Poso

-News-
oleh

Palu Ngataku – Satgas III Preventif Operasi Madago Raya terus memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah Poso. Salah satunya dengan melaksanakan kendaraan secara intensif di sejumlah titik strategis, Sabtu (21/6/).

Razia tersebut dilakukan serentak di empat pos yakni Tamanjeka, Kalora, , dan Masamba. Keempat pos itu berada di wilayah yang selama ini masuk dalam area operasi khusus karena dinilai rawan dari sisi keamanan dan aktivitas yang berkaitan dengan jaringan terorisme.

Baca Juga:  Bripda Haekal Sampaikan Tausyiah dan Pesan Kamtibmas di Masjid Nur Huda

Kasatgas III Preventif , Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, mengatakan bahwa kegiatan razia ini merupakan bagian dari upaya untuk mendeteksi dan mencegah peredaran barang-barang berbahaya seperti , bahan peledak, , radikal, serta barang mencurigakan lainnya.

“Kami tidak ingin underestimate. Razia ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang ingin mengganggu keamanan, khususnya di wilayah Poso dan sekitarnya,” ujar Kombes Kurniawan.

Dalam pelaksanaan razia, petugas memeriksa kendaraan secara acak, baik roda dua maupun roda empat, serta mengimbau masyarakat untuk selalu membawa kelengkapan surat-surat kendaraan dan identitas diri. Pemeriksaan juga dilakukan secara dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada warga.

Baca Juga:  Biadab! Ayah Bejat di Banggai Tega Cabuli Anak Tiri Sejak Duduk di Kelas 2 SD Hingga Lulus SMA

Menurut Kombes Kurniawan, selain sebagai bentuk pencegahan, razia juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan tetap aman dan bebas dari pengaruh kelompok radikal.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala dan berkesinambungan selama operasi Madago Raya berlangsung di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Bangun Motivasi Mahasiswa, Satgas Madago Raya Gelar Hipnoterapi Dua Kampus di Poso

Hal ini sejalan dengan komitmen Polri untuk menciptakan situasi kondusif, terlebih menjelang Hari Bhayangkara ke-79 dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” artinya Polri keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

Orang nomor satu di jajaran satuan Brimob Polda Sulteng juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak keamanan.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat semakin peduli dan tidak takut melapor jika ada yang mencurigakan di sekitarnya,” tutup Kombes Kurniawan.

banner

Komentar