Temui Alumni Deradikalisasi, Satgas Madago Raya Perkuat Reintegrasi Sosial

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Upaya mencegah tumbuh kembang paham radikal terus dilakukan Madago Raya. Salah satunya dengan menyambangi para alumni program deradikalisasi di wilayah operasi, seperti , Kabupaten Poso, Sabtu (17/5/2025).

Kunjungan dilakukan oleh empat Tamanjeka, yang dipimpin Bripka Ismianto. Mereka mendatangi dua alumni deradikalisasi, yakni Muhammad Usnul Usman alias Samil alias Abu Musa dan Muhammad Imran alias Abi Saiful.

Baca Juga:  KPU Bakal Batasi Jumlah Peserta Hadir di Arena Debat, Ini Alasannya!

Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam menekan potensi ancaman radikalisme. Selain memantau kondisi alumni deradikalisasi, kegiatan sambang juga bertujuan mempererat hubungan kemasyarakatan yang kondusif.

“Kami menjalin komunikasi yang terbuka dengan para alumni deradikalisasi, memastikan mereka tetap berada di jalur yang benar serta mendapat dukungan sosial yang dibutuhkan,” ujar Bripka Ismianto.

III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, yang juga menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Sulawesi Tengah, menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dalam menjaga di daerah bekas konflik tersebut.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Satgas Madago Raya Intensif Sisir Hutan Pegunungan Poso

“Ini bagian dari komitmen kami untuk memelihara keamanan, tanpa mengesampingkan sisi kemanusiaan. Dialog menjadi kunci agar tidak ada lagi celah bagi paham radikal berkembang,” jelasnya.

Menurut Kurniawan, keterlibatan alumni deradikalisasi dalam kehidupan sosial yang normal bisa menjadi contoh bagi yang lain. Ia menyebut reintegrasi sosial menjadi bagian penting dari keberhasilan program deradikalisasi.

Baca Juga:  Cegah Paham Menyimpang, Satgas Madago Raya Edukasi Siswa MTs 3 di Poso

Satgas Madago Raya berkomitmen terus menjaga wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso dan sekitarnya agar tetap kondusif, sembari memastikan alumni deradikalisasi mendapatkan ruang yang layak untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat secara utuh.

Dengan langkah-langkah seperti ini, Satgas Madago Raya berharap bibit-bibit radikalisme tidak kembali tumbuh sehingga di Kabupaten Poso terus terjaga.

banner

Komentar