Silaturahmi dengan Pengurus Masjid, Dai Polri Gaungkan Pesan Toleransi

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan agama terus dilakukan. Rabu (14/5/2025), Tim Da'i Polri turun langsung menyambangi Masjid At-Taqwa di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin II Preemtif Ops Madago Raya dalam membangun komunikasi dengan para pengurus masjid dan tokoh . Dalam kunjungannya, tim mengangkat isu penting seputar keamanan, toleransi, serta bahaya penyebaran paham radikal di tengah masyarakat.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh empat anggota tim Da'i Polri, yakni Aiptu Irwan, Aiptu Erwin L., Aiptu Zulham, serta Aiptu Arwin Abubakar. Mereka dikenal sebagai Da'i Kamtibmas yang aktif melakukan pendekatan keagamaan dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Baca Juga:  Junjung Tinggi Netralitas, TNI Polri Solid Amankan Kampanye Pilgub Sulteng

Dalam pertemuan hangat bersama Ta'mir Masjid At-Taqwa, tim menyampaikan pentingnya tempat dalam menciptakan suasana yang damai dan kondusif. Mereka juga mengimbau agar masyarakat terus menjalin toleransi antarumat beragama demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami mengajak para tokoh agama dan pengurus masjid untuk bersinergi dengan Polri menjaga situasi kamtibmas yang semakin kondusif. Ini penting agar masyarakat terhindar dari potensi perpecahan dan paham-paham yang bisa memecah belah,” kata Aiptu Irwan.

Baca Juga:  Momen Lebaran Idul Fitri, Satgas Madago Raya Kembali Salurkan Sembako untuk Warga Poso

Selain menjaga toleransi, Tim Da'i Polri juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran ideologi radikal yang bisa mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Mereka mendorong masyarakat untuk melaporkan setiap kegiatan mencurigakan yang bisa mengarah pada ekstremisme.

Ta'mir Masjid At-Taqwa, Ustadz Hasan M. Nur, menyambut baik kunjungan dan imbauan yang disampaikan. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk membantu Polri menjaga ketertiban lingkungan dan mencegah masuknya paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga:  Diduga Akibat Sakit, Mayat Pekebun Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Pegunungan Poso

“Kami dari Ta'mir Masjid siap bekerja sama dengan pihak kepolisian khususnya Satgas Madago Raya. Apa yang disampaikan sangat penting untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga kampung halaman kita tetap damai,” ucap Ustadz Hasan.

Kegiatan dan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Polri melalui pendekatan persuasif ke masyarakat. Harapannya, kerja sama yang terjalin bisa semakin kuat demi menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan bebas dari pengaruh paham radikalisme.

banner

Komentar