Serentak di Dua Kabupaten, Dai Polri Sentuh Para Tokoh Lewat Dialog Keagamaan

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif terus menggencarkan pendekatan dialogis dengan menyambangi tokoh agama dan masyarakat di wilayah operasi khususnya Poso dan Parigi Moutong. 

Melalui Tim Da'i , kegiatan sambang dan silaturahmi dilakukan sebagai langkah preemtif mencegah berkembangnya paham dan di masyarakat.

Pada Minggu (25/5/2025), Tim Da'i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi melaksanakan silaturahmi ke kediaman Ustadz Supardi Liputo, tokoh agama sekaligus Imam Masjid Nurul Huda, Kelurahan Lawanga Tawongan, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Satgas OMP Tinombala 2024 Pastikan Surat Suara Pilkada Aman Sampai Tujuan

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri mengajak Ustadz Supardi untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang sudah semakin kondusif. Selain itu, mereka menekankan pentingnya sikap antarumat beragama sebagai benteng untuk mencegah masuknya pengaruh radikal di tengah masyarakat.

Ustadz Supardi menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Poso.

Baca Juga:  Kantor KPU Morowali Dilalap Si Jago Merah, Polda Sulteng Pastikan Logistik Surat Suara Pilkada Aman

Sementara itu terpisah di Kabupaten Parigi Moutong, Tim Da'i Polri juga menggelar kegiatan serupa. Mereka menyambangi tokoh masyarakat di Dusun 4, Desa Dolago, Kecamatan . Hadir dalam kegiatan tersebut AKP Zulkufran selaku Kasat Binmas Polres Parigi Moutong bersama lima personel Da'i Polri.

Dalam kesempatannya, AKP Zulkufran mengajak masyarakat untuk tetap menjaga suasana damai pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) Parigi Moutong. Ia mengingatkan pentingnya menerima hasil pemilu dengan bijak dan turut menyukseskan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang akan digelar pada 2 Juni 2025 mendatang.

Baca Juga:  Jadi Irup Hari Sumpah Pemuda, Wakapolda Sulteng: Pemuda Adalah Penentu Sejarah

Tak hanya itu, Tim Da'i Polri juga menegaskan pentingnya memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antar warga, serta mengantisipasi masuknya ajaran-ajaran intoleran dan radikal ke lingkungan masyarakat. Pendekatan ini dinilai krusial demi menjaga stabilitas wilayah yang telah terbangun dengan baik.

Tokoh masyarakat setempat, Ambo Tang, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Tim Da'i Polri. Ia menyatakan komitmennya untuk membantu dalam menjaga situasi keamanan dan menciptakan lingkungan yang damai serta bebas dari pengaruh negatif.

banner

Komentar