Satgas Madago Raya Libatkan Alumni Deradikalisasi Perkuat Jiwa Nasionalisme Generasi Muda

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Operasi Madago Raya menggelar kegiatan sambang dan pembinaan kepada para remaja Islam Masjid Nur Huda, Dusun Ratalemba, , Senin (5/5/).

Kegiatan ini dipimpin oleh Bripka Ismianto dari Pos Kamtibmas Tamanjeka, bersama Anwar Rifai bin Suprat alias Ustaz Reza, yang merupakan warga alumni program .

Dalam kegiatan tersebut, para remaja diberikan serta pemahaman bahaya radikalisme dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Polres Banggai Sebut Ale Ditangkap Murni Kasus Pengancaman Bukan Agraria

Selain sambang, Pos Kamtibmas Tamanjeka dan Ustaz Reza juga mengadakan sejumlah permainan edukatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta mempererat solidaritas antar .

Langkah ini dinilai strategis dalam membangun generasi penerus yang cinta tanah air serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

“Kegiatan ini bukan hanya upaya pencegahan, tapi juga membangun silaturahmi antara Satgas Mdago Raya dan masyarakat,” ujar Kasatgas III Preventif Operasi Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., yang juga Dansat Brimob Polda .

Baca Juga:  Sambangi Eks Napiter, Kasatgas III Preventif Dukung Program Deradikalisasi di Poso

Ia menambahkan, pendekatan humanis melalui edukasi seperti ini sangat efektif untuk menyentuh generasi muda secara langsung. Kami ingin mereka tumbuh dengan kesadaran kebangsaan yang kuat dan menjadi agen perubahan positif di lingkungannya.

Menurut Dansat Brimob, keterlibatan -tokoh lokal seperti alumni deradikalisasi juga menjadi langkah strategis dalam memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya ideologi kekerasan dan penyimpangan lainnya.

Baca Juga:  128 Bangunan Hangus, Tim Inafis Polres Banggai Selidiki Penyebab Kebakaran

“Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikal dan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan edukatif dan persuasif,” pungkasnya.

banner

Komentar