Satgas Madago Raya Libatkan Alumni Deradikalisasi Perkuat Jiwa Nasionalisme Generasi Muda

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Satgas III Preventif Operasi Madago Raya menggelar kegiatan sambang dan kepada para remaja Islam Masjid Nur Huda, Dusun Ratalemba, Tamanjeka, Senin (5/5/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Bripka Ismianto dari Pos Kamtibmas Tamanjeka, bersama Anwar Rifai bin Suprat alias Ustaz Reza, yang merupakan warga alumni program deradikalisasi.

Dalam kegiatan tersebut, para remaja diberikan wawasan kebangsaan serta pemahaman bahaya dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Dusun Tamanjeka, , Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Masa Tenang Pemilu 2024, Polisi Minta Masyarakat Jaga kondusifitas Waspadai Hoax

Selain sambang, Pos Kamtibmas Tamanjeka dan Ustaz Reza juga mengadakan sejumlah permainan edukatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai serta mempererat solidaritas antar pemuda.

Langkah ini dinilai strategis dalam membangun generasi penerus yang serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) tetap kondusif.

“Kegiatan ini bukan hanya upaya pencegahan, tapi juga membangun antara Satgas Mdago Raya dan masyarakat,” ujar Kasatgas III Preventif Operasi Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., yang juga Dansat Brimob Polda Sulteng.

Baca Juga:  Kisah Inspirasi Aiptu Andi Yusnar Bangun TPA Gratis Bagi Anak Korban Gempa Tsunami Palu

Ia menambahkan, pendekatan humanis melalui edukasi seperti ini sangat efektif untuk menyentuh generasi muda secara langsung. Kami ingin mereka tumbuh dengan kesadaran kebangsaan yang kuat dan menjadi agen perubahan positif di lingkungannya.

Menurut Dansat Brimob, keterlibatan -tokoh lokal seperti alumni deradikalisasi juga menjadi langkah strategis dalam memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya ideologi kekerasan dan penyimpangan sosial lainnya.

Baca Juga:  Semarak Hari Bhayangkara, Ribuan Peserta Meriahkan Olahraga Bersama di Polda Sulteng

“Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikal dan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan edukatif dan persuasif,” pungkasnya.

banner

Komentar