Satgas Madago Raya Ajak Warga Tojo Bersatu Tolak Paham Intoleran

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Satgas II Preemtif Madago Raya terus menggencarkan kegiatan sambang warga dalam rangka menjaga keamanan wilayah operasi. Kali ini, tim menyambangi warga di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (26/5/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Jabbar Abu mewakili Satgas II Preemtif menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga. Ia mengajak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap dan kondusif.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi

Bripka Jabbar juga mengimbau warga agar meningkatkan sikap saling menghormati dan menjaga antarumat beragama.

“Kalau kita saling menghargai, hidup akan damai. Toleransi yang kuat akan menciptakan kehidupan masyarakat yang ,” ujarnya kepada warga.

Lebih lanjut, Bripka Jabbar juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap paham-paham yang mengatasnamakan agama. Mereka diminta segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Kunjungi 4 Pos Kamtibmas, Dansat Brimob Beri Motivasi dan Bingkisan ke Personel

“Radikalisme bisa masuk dengan berbagai cara. Maka dari itu, kami minta partisipasi masyarakat untuk mencegah dan melaporkan segala potensi yang mengarah ke hal tersebut,” tambah Bripka Jabbar.

Sambutan positif datang dari setempat, Walid Tawalili. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim di tengah masyarakat Desa Betaua.

Baca Juga:  Atraksi Polisi Cilik Morowali Utara Jadi Bintang di Hari Bhayangkara ke-80 Polda Sulteng

“Kami merasa dihargai. Ini bentuk perhatian negara terhadap kami,” ucapnya.

Warga juga menyatakan kesiapannya mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan situasi aman dan menolak segala bentuk paham intoleransi dan radikalisme. Tokoh masyarakat bersama aparat desa sepakat bersinergi menjaga keamanan di wilayah operasi Khususnya Kabupaten Tojo Una-una.

banner

Komentar