Satgas Madago Raya Ajak Warga Tojo Bersatu Tolak Paham Intoleran

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Satgas II Preemtif terus menggencarkan kegiatan warga dalam rangka menjaga keamanan . Kali ini, tim menyambangi warga di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (26/5/).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Jabbar Abu mewakili Satgas II Preemtif menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga. Ia mengajak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap dan kondusif.

Baca Juga:  Deradikalisasi Merubah Jumardin, Kini Dipercaya Jadi Ketua Karang Taruna di Poso

Bripka Jabbar juga mengimbau warga agar meningkatkan sikap saling menghormati dan menjaga toleransi antarumat beragama.

“Kalau kita saling menghargai, hidup akan damai. Toleransi yang kuat akan menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun,” ujarnya kepada warga.

Lebih lanjut, Bripka Jabbar juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap paham-paham yang mengatasnamakan agama. Mereka diminta segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Hadiri Silaturahmi Membangun Negeri di Poso, Kapolda Sulteng Serukan Kebersamaan dan Tolak Radikalisme

“Radikalisme bisa masuk dengan berbagai cara. Maka dari itu, kami minta partisipasi masyarakat untuk mencegah dan melaporkan segala potensi yang mengarah ke hal tersebut,” tambah Bripka Jabbar.

Sambutan positif datang dari tokoh masyarakat setempat, Walid Tawalili. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim Satgas Madago Raya di tengah masyarakat Desa Betaua.

Baca Juga:  Angka Kejahatan Naik 3,47%, Polda Sulteng Berhasil Tangani 6.206 Kasus pada 2024

“Kami merasa dihargai. Ini bentuk perhatian negara terhadap kami,” ucapnya.

Warga juga menyatakan kesiapannya mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan situasi aman dan menolak segala bentuk paham intoleransi dan radikalisme. Tokoh masyarakat bersama aparat desa sepakat bersinergi menjaga keamanan di wilayah Khususnya Kabupaten Tojo Una-una.

banner

Komentar