Satgas Madago Raya Ajak Warga Tojo Bersatu Tolak Paham Intoleran

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – II Preemtif Operasi terus menggencarkan kegiatan sambang dalam rangka menjaga wilayah operasi. Kali ini, tim menyambangi warga di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (26/5/).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Jabbar Abu mewakili Satgas II Preemtif menyampaikan pesan-pesan kepada warga. Ia mengajak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap dan kondusif.

Baca Juga:  Dukung Program Pemerintah, Satgas Madago Raya Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Operasi

Bripka Jabbar juga mengimbau warga agar meningkatkan sikap saling menghormati dan menjaga toleransi antarumat beragama.

“Kalau kita saling menghargai, hidup akan damai. Toleransi yang kuat akan menciptakan kehidupan masyarakat yang ,” ujarnya kepada warga.

Lebih lanjut, Bripka Jabbar juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap paham-paham yang mengatasnamakan agama. Mereka diminta segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  253 Personel TNI-Polri Perkuat Satgas Madago Raya Tahap III di Sulteng

“Radikalisme bisa masuk dengan berbagai cara. Maka dari itu, kami minta partisipasi masyarakat untuk mencegah dan melaporkan segala potensi yang mengarah ke hal tersebut,” tambah Bripka Jabbar.

Sambutan positif datang dari tokoh masyarakat setempat, Walid Tawalili. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim Satgas Madago Raya di tengah masyarakat Desa Betaua.

Baca Juga:  Patroli Perintis Presisi Polda Sulteng Amankan Empat Anggota Geng Motor di Jembatan Pombewe Sigi

“Kami merasa dihargai. Ini bentuk perhatian negara terhadap kami,” ucapnya.

Warga juga menyatakan kesiapannya mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan situasi aman dan menolak segala bentuk paham intoleransi dan radikalisme. Tokoh masyarakat bersama aparat desa sepakat bersinergi menjaga keamanan di wilayah operasi Khususnya Kabupaten Tojo Una-una.

banner

Komentar