Rohaniawan Polri Sambangi Warga Balinggi, Ajak Tolak Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Ngataku – Madago Raya melalui rohaniawan Aipda I Putu Kariasa melaksanakan sambang dan silaturahmi kepada masyarakat serta warga di Dusun Telugtug, Desa Balinggijati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (24/5/).

Dalam kegiatan tersebut, Aipda I Putu Kariasa menemui tokoh masyarakat I Made Saji dan sejumlah warga setempat. Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari yang dilakukan Satgas Madago Raya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca Ulang (PSU) di Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga:  Santri Pondok Pesantren Darul Mukhlisin Terima Pesan Kamtibmas dari Tim Da'i Polri

Aipda Kariasa menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Ia juga mengajak warga, termasuk tim-tim pemenangan , untuk menghormati hasil penghitungan suara yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Siapapun yang terpilih nanti sebagai Bupati dan , itulah hasil sah dari proses demokrasi. Mari kita terima dengan lapang dada dan bersama-sama membangun Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Aipda Kariasa kepada warga.

Baca Juga:  Patroli Jalur Klasik, Bukti Komitmen Ops Madago Raya Ciptakan Poso yang Aman dan Kondusif

Selain itu, Aipda Kariasa juga menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham dan intoleran yang dapat merusak kerukunan serta persatuan bangsa.

“Penting untuk terus mempererat rasa persaudaraan dan saling menghormati antar pemeluk agama. Kita harus menjadi masyarakat yang cerdas dan tidak mudah terpecah oleh provokasi yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga:  Komitmen Kapolda Sulteng dalam Mengawal Pesta Demokrasi di Debat Publik Pilgub

Warga yang hadir menyambut positif kegiatan sambang tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk ikut menjaga situasi kondusif di wilayahnya dan menolak segala bentuk ajaran radikal yang bisa mengganggu stabilitas daerah.

Satgas Madago Raya berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan dialogis kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya preemtif dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan tertib, khususnya di wilayah operasi.

banner

Komentar