Kapolsek Poso Pesisir Selatan Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Paham Radikal

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Madago Raya terus menggencarkan upaya pencegahan dini terhadap ancaman kenakalan remaja dan paham radikal di wilayah Kabupaten Poso.

Salah satu langkah konkrit dilakukan oleh Kapolsek Selatan, IPTU Arkam AR, yang turun langsung ke sekolah untuk menyampaikan imbauan dan kepada dengan menyambangi SMA Negeri 1 Poso Pesisir Selatan yang berlokasi di Desa Patiwunga.

Dalam kunjungan itu, ia menyampaikan pesan penting kepada para siswa terkait pentingnya menjauhi narkoba, minuman keras, dan kenakalan remaja lainnya.

Baca Juga:  Dua Hari Beruntun, Ditpolairud Polda Sulteng Ungkap Tiga Kasus Destructive Fishing

Dalam arahannya, IPTU Arkam menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. Oleh karena itu, para diimbau untuk fokus menuntut ilmu dan tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar dengan terlibat dalam pergaulan yang menyimpang.

“Jauhi narkoba, miras, dan kenakalan remaja. Kalian adalah harapan keluarga, sekolah, dan bangsa ini,” ujar IPTU Arkam di hadapan para siswa.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi, Dai Polri Ajak Perangkat Desa Toboli Tangkal Paham Radikal

Selain itu, juga mengingatkan agar para siswa tidak mudah terpengaruh oleh ajaran-ajaran yang bersifat radikal dan intoleran. Menurutnya, pemahaman semacam itu hanya akan merusak persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.

IPTU Arkam juga mengajak para siswa untuk terus dan menjadi contoh positif di lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa yang cerdas adalah pelajar yang mampu menjaga integritas dan menjauhi hal-hal negatif.

Baca Juga:  Polda Sulteng Gandeng Seluruh Stakeholder dan Elemen Masyarakat, Wujudkan Pilkada Damai 2024

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna ini disambut baik oleh para siswa. Mereka menyatakan siap mendukung upaya aparat keamanan dengan menjadi yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Kami akan menjaga nama baik sekolah dan tidak akan terlibat dalam tindakan negatif,” ungkap Rizki salah satu siswa SMA Negeri 1 Selatan.

banner

Komentar