Kapolsek Poso Pesisir Selatan Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Paham Radikal

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Operasi Madago Raya terus menggencarkan upaya pencegahan dini terhadap ancaman kenakalan remaja dan paham di wilayah Poso.

Salah satu langkah konkrit dilakukan oleh Kapolsek Selatan, IPTU Arkam AR, yang turun langsung ke untuk menyampaikan imbauan dan edukasi kepada dengan menyambangi SMA Negeri 1 Poso Pesisir Selatan yang berlokasi di Desa Patiwunga.

Dalam kunjungan itu, ia menyampaikan pesan penting kepada para terkait pentingnya menjauhi narkoba, minuman keras, dan kenakalan remaja lainnya.

Baca Juga:  Edukasi Pelajar, Satgas Madago Raya Paparkan Bahaya Bullying dan Pentingnya Cinta Tanah Air

Dalam arahannya, IPTU Arkam menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan . Oleh karena itu, para pelajar diimbau untuk fokus menuntut ilmu dan tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar dengan terlibat dalam pergaulan yang menyimpang.

“Jauhi narkoba, miras, dan kenakalan remaja. Kalian adalah harapan keluarga, sekolah, dan bangsa ini,” ujar IPTU Arkam di hadapan para siswa.

Baca Juga:  Momentum HUT RI ke-80, Kapolda Sulteng Serahkan Bantuan Mesin Jahit ke Istri Eks Napiter di Poso

Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan agar para siswa tidak mudah terpengaruh oleh ajaran-ajaran yang bersifat radikal dan . Menurutnya, pemahaman semacam itu hanya akan merusak persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.

IPTU Arkam juga mengajak para siswa untuk terus berprestasi dan menjadi contoh positif di lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa pelajar yang cerdas adalah pelajar yang mampu menjaga integritas dan menjauhi hal-hal negatif.

Baca Juga:  Situasi Kondusif, Warga Poso Rasakan Kedamaian Berkat Kehadiran Satgas Madago Raya di Tengah Mereka

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna ini disambut baik oleh para siswa. Mereka menyatakan siap mendukung upaya aparat keamanan dengan menjadi pelajar yang dan bertanggung jawab.

“Kami akan menjaga nama baik sekolah dan tidak akan terlibat dalam tindakan negatif,” ungkap Rizki salah satu siswa SMA Negeri 1 Poso Pesisir Selatan.

banner

Komentar