Hari Kenaikan Isa Al Masih, Polisi Hadir di Tengah Jemaat Gereja El-Saddai Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

– Dalam rangka memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat, II Preemtif Operasi Madago Raya menyambangi agama dan jemaat Gereja El-Saddai di Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kamis (29/5/).

Kegiatan ini dipimpin oleh PS. Kanit Binmas Utara AIPTU Rahmat Hidayat. Ia melakukan kunjungan kepada Pendeta Deice Waloni, S.Th sekaligus memantau pelaksanaan memperingati Hari Kenaikan Isa Al Masih.

Baca Juga:  128 Bangunan Hangus, Tim Inafis Polres Banggai Selidiki Penyebab Kebakaran

Dalam kunjungan tersebut, AIPTU Rahmat tidak hanya menyampaikan ucapan selamat dan dukungan atas kegiatan keagamaan yang berlangsung aman dan tertib, tetapi juga menyisipkan pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“ tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk jemaat gereja, untuk menjaga keamanan lingkungan dari berbagai gangguan, termasuk penyebaran paham radikal,” ujarnya di hadapan jemaat.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Agama di Touna Tolak Radikalisme

Ia mengingatkan bahwa isu-isu provokatif dan ajaran radikal kerap menyusup di tengah masyarakat untuk memecah belah persatuan. Karena itu, peran tokoh agama sangat penting dalam menyampaikan pesan damai dan menolak kekerasan.

Pendeta Deice menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari pihak kepolisian. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung jalannya Operasi Madago Raya yang bertujuan menekan potensi gangguan keamanan di wilayah Poso.

Baca Juga:  Sepanjang 2025, Operasi Madago Raya Amankan 8 Pucuk Senpi Rakitan Hingga 313 Butir Amunisi

Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat memperkuat rasa aman dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat lintas agama.

Silaturahmi ke rumah-rumah ibadah seperti ini menjadi bagian dari pendekatan preemtif yang dilakukan Satgas Madago Raya, guna membangun kemitraan dan memperkuat pertahanan sosial masyarakat dari ancaman dan radikalisme.

banner

Komentar