Edukasi Anak Soal Lalu Lintas, Polda Sulteng Inisiasi Taman Edukatif, Ini Kendalanya!

-News-
oleh

– Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berencana membangun taman lalu lintas di Palu. Rencana tersebut diungkap langsung oleh Dirlantas Polda , Kombes Pol Atot Irawan, Jumat (9/5/).

“Kami hanya butuh lahan hibah dari pemerintah. Untuk pembangunan dan lainnya akan menggunakan dana dari kepolisian, baik dari Polda Sulteng maupun . Nanti kami upayakan,” kata Kombes Atot kepada awak media di Palu.

Baca Juga:  Peluncuran KM Dharma Kencana V Tandai Penguatan Infrastruktur Transportasi di Sulawesi Tengah

Menurut Atot, keberadaan taman lalu lintas sangat penting sebagai sarana edukasi sejak dini. Karena itu, ia menyatakan lokasi taman sebaiknya berada di luar lingkungan kantor kepolisian.

“Kalau di dalam kantor , masyarakat biasanya segan datang. Kami ingin taman ini berada di luar kantor dan dibuka untuk umum, khususnya untuk anak-anak dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA hingga ,” ujarnya.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian Polri, Kapolda Sulteng Salurkan Ratusan Sembako di Ampana Tete

Atot juga menyebutkan, dalam waktu dekat Kapolda Sulteng akan bersurat secara resmi ke Gubernur Sulawesi Tengah untuk mengajukan permohonan hibah lahan seluas minimal satu hektare. Bila memungkinkan, dua hektare dianggap lebih ideal.

“Lahan itu akan digunakan untuk membangun miniatur-miniatur lalu lintas, supaya anak-anak dan masyarakat bisa belajar langsung tentang tata tertib berkendara,” jelas Atot.

Lebih lanjut, Dirlantas menerangkan berdasarkan hasil analisa dan evaluasi di setiap operasi, korban kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tengah sangat tinggi khususnya pengendara di usia produktif. Ia pun berharap rencana tersebut bisa segera direalisasikan oleh pemerintah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Pembentangan Bendera Kapolda Sulteng Hiasi Langit Mamboro di HUT Korps Brimob Polri ke-79

“Kami mohon doa restu dari semua pihak agar taman lalu lintas di Kota Palu bisa segera terwujud untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di Sulawesi Tengah,” tutupnya.

banner

Komentar