Dukung Deradikalisasi, Mantan Anggota MIT Siap Jadi Agen Perdamaian di Poso

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya deradikalisasi terus dilakukan di . Salah satunya dengan menyambangi langsung para alumni deradikalisasi yang telah kembali ke . Hal ini dilakukan guna memastikan mereka tetap dalam jalur kehidupan sosial yang positif dan tidak kembali terjerumus ke jaringan radikal.

Pada Jumat (9/5/2025) siang, Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir, Ipda Ramlin, bersama Bhabinkamtibmas Desa Masani melaksanakan . Mereka mengunjungi salah satu binaan, Ali Sanang, yang merupakan alumni program deradikalisasi dan berdomisili di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  5 Kasus Tindak Pidana Pemilu 2024 Ditangani Polda Sulteng, 4 Selesai dan 1 Sedang Diproses

Ali Sanang diketahui pernah terlibat dalam jaringan teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur () yang dipimpin almarhum Santoso alias Abu Wardah. Ia telah menjalani masa hukuman, dan kini hidup kembali di tengah keluarga sebagai petani.

Dari hasil pertemuan, menyampaikan bahwa Ali kini menunjukkan sikap terbuka dan aktif bersosialisasi dengan masyarakat maupun pihak .

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan, termasuk dalam mendukung Operasi Madago Raya yang tengah berlangsung di wilayah Poso dan sekitarnya.

Baca Juga:  IMIP Sebut 13 Orang Meninggal dalam Ledakan Smelter Morowali

“Kami ingin memastikan bahwa para alumni deradikalisasi seperti Pak Ali ini tetap berada dalam lingkungan yang sehat dan produktif. Yang bersangkutan bahkan siap menjadi mitra kami dalam mencegah berkembangnya paham-paham radikal di wilayah operasi,” ujar Ipda Ramlin.

Selain menjalin komunikasi, kegiatan sambang ini juga bertujuan untuk memantau perkembangan aktivitas warga binaan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Dusun Tamanjeka. Menurut Ramlin, masukan dari warga binaan bisa menjadi bahan penting dalam menentukan langkah preventif di lapangan.

Baca Juga:  Da'i Polri Polres Parimo Ajak Masyarakat Cegah Paham Intoleran dan Radikalisme

Ipda ramlin juga berharap para eks napiter dapat berperan sebagai agen perdamaian di lingkungan masing-masing.

“Mereka punya pengalaman langsung, dan itu bisa dijadikan bekal untuk mencegah orang lain terjerumus ke dalam jaringan yang sama,” tambah Ramlin.

Sambang silaturahmi ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah operasi.

Dengan keterbukaan warga dan dukungan dari berbagai pihak, Satgas Madago Raya berharap situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Poso terus terjaga.

banner

Komentar