Dukung Deradikalisasi, Mantan Anggota MIT Siap Jadi Agen Perdamaian di Poso

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya deradikalisasi terus dilakukan Satgas Madago Raya di wilayah . Salah satunya dengan menyambangi langsung para alumni deradikalisasi yang telah kembali ke masyarakat. Hal ini dilakukan guna memastikan mereka tetap dalam jalur kehidupan yang positif dan tidak kembali terjerumus ke jaringan .

Pada Jumat (9/5/2025) siang, Kanit Binmas , Ipda Ramlin, bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang silaturahmi . Mereka mengunjungi salah satu warga binaan, Ali Sanang, yang merupakan alumni program deradikalisasi dan berdomisili di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan , Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Kampanye Capres Ganjar Pranowo, Polda Sulteng Siagakan 812 Personel

Ali Sanang diketahui pernah terlibat dalam jaringan teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin almarhum alias . Ia telah menjalani masa hukuman, dan kini hidup kembali di tengah keluarga sebagai petani.

Dari hasil pertemuan, polisi menyampaikan bahwa Ali kini menunjukkan sikap terbuka dan aktif bersosialisasi dengan masyarakat maupun pihak kepolisian.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk dalam mendukung Operasi Madago Raya yang tengah berlangsung di wilayah Poso dan sekitarnya.

Baca Juga:  Geng Motor Jadi Sasaran Utama Operasi Pekat di Sulteng

“Kami ingin memastikan bahwa para alumni deradikalisasi seperti Pak Ali ini tetap berada dalam lingkungan yang sehat dan produktif. Yang bersangkutan bahkan siap menjadi mitra kami dalam mencegah berkembangnya paham- di wilayah operasi,” ujar Ipda Ramlin.

Selain menjalin komunikasi, kegiatan sambang ini juga bertujuan untuk memantau perkembangan aktivitas warga binaan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Dusun Tamanjeka. Menurut Ramlin, masukan dari warga binaan bisa menjadi bahan penting dalam menentukan langkah preventif di lapangan.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gelar Upacara Bendera Bareng Siswa SD-SMP Satu Atap di Poso

Ipda ramlin juga berharap para eks napiter dapat berperan sebagai agen perdamaian di lingkungan masing-masing.

“Mereka punya pengalaman langsung, dan itu bisa dijadikan bekal untuk mencegah orang lain terjerumus ke dalam jaringan yang sama,” tambah Ramlin.

Sambang silaturahmi ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah operasi.

Dengan keterbukaan warga dan dukungan dari berbagai pihak, Satgas Madago Raya berharap situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Poso terus terjaga.

banner

Komentar