Cegah Radikalisme, Dai Polri Gelar Penyuluhan di Ponpes Amanah Putra Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Satuan Tugas II Preemtif melalui tim Da'i Polri menggelar bimbingan dan penyuluhan kepada para santri Pondok Pesantren Amanah Putra, Desa Landangan, Kecamatan Poso Pesisir, Poso, pada Senin (19/5/2025).

Kegiatan ini bertujuan menangkal masuknya di kalangan pelajar. Tim Da'i Polri yang dipimpin IPDA Ilham Sriwan,
bersama AIPTU Ridwan, dan AIPDA Sofyan Al Liosi, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para santri antara lain anti kekerasan, , dan bahaya .

Baca Juga:  Kapolres Touna Cek Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Amankan Pemilu 2024

Pertama, mereka mengajak santri untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan, sehingga dapat menempuh pendidikan di pesantren dengan baik.

“Kita harus senantiasa mengucap syukur kepada Allah SWT. Dengan rasa syukur, hati menjadi lapang dan semangat belajar semakin tinggi,” ujar IPDA Ilham Sriwan.

Kedua, tim Da'i mengingatkan pentingnya bakti dan ketaatan kepada orang tua.

“Ridho Allah sangat bergantung pada ridhonya orang tua. Oleh karena itu, patuhi nasihat dan do'a mereka,” jelasnya.

Selanjutnya, para santri juga diimbau untuk selalu menghormati dan menaati para ustadz atau guru. Hal ini agar ilmu yang diperoleh senantiasa berkah dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga:  Razia Kendaraan di Poso, Polisi Imbau Warga Tolak Paham Radikal dan Intoleran

Di samping itu, penyuluhan juga menekankan agar santri menjauhi segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan syariat agama, norma hukum, maupun nilai-nilai Pancasila.

“Hindari kegiatan yang mengarah pada paham radikal, intoleransi, atau anti-Pancasila. Dengan demikian, situasi di Kabupaten Poso dapat tetap aman dan kondusif,” terangnya.

Ketua Yayasan Wakaf Amanatul Ummah (YWAU), Ustadz Yusrin Ichtiawan, menyampaikan apresiasi kepada dan Dai Polri Satgas Madago Raya. Ia berterima kasih atas bimbingan yang diberikan dan menyatakan siap mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Ops Keselamatan Berakhir: Laka Lantas Turun 16%, Pelanggaran Lalu Lintas Naik 36% di Sulteng

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Poso dan Ops Madago Raya. Penyuluhan anti kekerasan dan anti bullying yang disampaikan sangat berguna bagi para santri. Kami pun siap bersinergi dengan Polri untuk menjaga kamtibmas di Poso,” kata Ustadz Yusrin.

banner

Komentar