Wujudkan Asta Cita Presiden, Satgas Madago Raya Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

-News-
oleh

Nesia – Satgas III Preventif Madago Raya menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah Asta Cita Presiden Jenderal TNI (Purn) di bidang ketahanan pangan.

Melalui pemanfaatan lahan kosong seluas satu hektare di sekitar Poskotis Ops Madago Raya, Desa Tokorondo, Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso, satuan ini sukses mengembangkan kebun dan peternakan produktif.

Lahan tersebut kini ditanami berbagai komoditas pangan seperti jagung, cabai, dan pisang. Selain itu, Satgas juga membangun peternakan kambing sebagai bagian dari program ketahanan pangan terpadu.

Baca Juga:  Eks Napiter dan Warga Tamanjeka Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Poso

Kegiatan ini menjadi wujud nyata antara tugas pengamanan dan pembangunan berkelanjutan di wilayah khususnya Kabupaten Poso.

Jagung yang menjadi salah satu komoditas utama telah ditanam sejak dua bulan lalu dan dalam waktu dekat akan memasuki masa panen. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemanfaatan sumber daya yang ada untuk mendukung kebutuhan pangan lokal.

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., yang juga menjabat sebagai Dansat Brimob Sulawesi Tengah, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya  Serahkan Bantuan Pupuk Pertanian kepada Eks Napiter di Poso

“Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan aparat di wilayah tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun dan memberdayakan masyarakat melalui ketahanan pangan,” ujar Kombes Kurniawan kepada awak media, Sabtu (12/4/2025).

Lebih lanjut, Kombes Kurniawan menyebut, selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan pertanian dan peternakan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anggota Satgas dan masyarakat.

Baca Juga:  Geng Motor Jadi Sasaran Utama Operasi Pekat di Sulteng

“Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik dalam bentuk pelatihan, produksi bersama, maupun distribusi hasil panen, ungkapnya.

Melalui pendekatan humanis dan preventif, Ops Madago Raya membuktikan bahwa keamanan dapat sejalan dengan program pembangunan nasional.

Dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya terbengkalai, kini hadir sebuah kebun produktif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar Poskotis Tokorondo.

banner

Komentar