Warga Desa Malakosa Dukung Polri Jaga Kondusivitas Jelang PSU Pilkada Parimo

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

— Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat () menjelang Ulang (PSU) di Kabupaten Parigi Moutong, Rohaniawan Polri Satgas II Preemtif melaksanakan kegiatan sambang kepada warga di Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, pada Selasa (15/4/).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aipda I Putu Kariasa selaku Rohaniawan Polri. Dalam sambangnya, Aipda Kariasa menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dan sejumlah warga setempat.

Baca Juga:  Ops Patuh Tinombala Resmi Dimulai, Inilah 7 Sasaran Prioritas Pengendara Jadi Incaran Polisi

Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang dan kondusif di lingkungan desa mereka menjelang pelaksanaan PSU.

“Menjelang PSU, kami mengajak seluruh warga agar tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial,” ujar Aipda Kariasa.

Selain itu, Rohaniawan Polri juga mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai-, saling menghormati antar pemeluk agama, serta mempererat rasa persaudaraan dan persatuan demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Patroli Kamtibmas, Satgas Madago Raya Sambangi Eks Napiter di Dua Wilayah

Aipda Kariasa juga mengingatkan agar warga lebih waspada terhadap potensi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi, yang dapat merusak tatanan kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah Parigi Moutong.

Atas kegiatan tersebut, Tokoh Masyarakat Tris bersama warga Desa Malakosa menyampaikan dan ucapan terima kasih kepada Rohaniawan Polri .

Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung tugas-tugas Polri, khususnya dalam menjaga kamtibmas menjelang PSU agar tetap aman dan kondusif di wilayahnya.

Baca Juga:  Perkuat Nasionalisme, Satgas Madago Raya Gencar Sambangi Warga di Wilayah Operasi

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam merawat harmoni sosial, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup rukun dalam keberagaman, serta menjaga stabilitas menjelang pelaksanaan PSU yang damai dan demokratis.

banner

Komentar