Patroli Kamtibmas, Satgas Madago Raya Sambangi Eks Napiter di Dua Wilayah

-News-
oleh

Nesia – Dalam upaya memperkuat keamanan di wilayah , Satgas III Preventif Operasi Madago Raya terus menggencarkan kegiatan pendekatan terhadap mantan narapidana tindak pidana terorisme (). Pada Kamis, 24 April , dua kegiatan sambang dilaksanakan secara bersamaan oleh personel Pos di dua lokasi berbeda.

Di wilayah Kalora, personel Pos Kamtibmas mendatangi Susanti alias Tini, seorang yang telah menyelesaikan masa hukumannya dan kembali bermasyarakat. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan, di mana aparat memberikan motivasi serta membuka ruang dialog untuk mendengarkan harapan dan kebutuhan eks napiter dalam proses reintegrasi sosial.

Baca Juga:  Dai Polri Satgas Madago Raya Gandeng Tokoh Pemuda Cegah Paham Radikalisme di Parigi

Sementara itu, Pos Kamtibmas Masamba juga melaksanakan kegiatan serupa terhadap Muliyadi, eks napiter lainnya yang kini bermukim di wilayah tersebut.

Kunjungan itu tidak hanya dimaksudkan sebagai ajang , tetapi juga sebagai sarana monitoring terhadap perkembangan sosial eks napiter dalam kehidupan sehari-hari.

Kasatgas III Preventif yang juga menjabat sebagai Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si, menegaskan bahwa kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kepercayaan antara dan aparat keamanan.

Baca Juga:  Upaya Cegah Radikalisme, Satgas Madago Raya Kunjungi SMA Negeri 2 Ampana

“Kami hadir bukan untuk mengawasi, melainkan mendampingi dan memastikan eks napiter mendapatkan tempat yang layak dalam masyarakat,” ungkapnya.

“Dengan menjalin komunikasi yang terbuka, kita bisa mencegah potensi tumbuhnya kembali paham radikal, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif bagi semua pihak,” tambah Kombes Kurniawan.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan seperti ini telah menunjukkan hasil yang positif dalam beberapa tahun terakhir, di mana sejumlah eks napiter aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Resmikan 5 Proyek Infrastruktur Polri Senilai 21 Miliar

“Operasi Madago Raya sendiri telah bertransformasi dari penegakan hukum terhadap kelompok teroris menjadi operasi dengan fokus utama pada pencegahan dan rehabilitasi. Langkah-langkah persuasif seperti sambang dan pembinaan intensif menjadi tulang punggung dari strategi ini,” pungkasnya.

banner

Komentar