Lewat Pos Kamtibmas, Satgas Madago Raya Intensif Jalin Pendekatan Humanis dengan Warga

-News-
oleh

Palu Nesia – Satuan Tugas () III Preventif terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan khususnya Kabupaten Poso, pada Senin (14/4/2025).

Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi, personel pos aktif membangun komunikasi dengan warga di sekitar empat pos kamtibmas yang tersebar di Tamanjeka, Kalora, Tabalu, dan Masamba.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif dalam menciptakan stabilitas keamanan dan memperkuat terhadap kehadiran aparat di wilayah yang sebelumnya rawan konflik. Pendekatan personal yang dilakukan diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Baca Juga:  62 Warga Masani Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Hidup Sehat dari Satgas Madago Raya

Komandan Satuan (Dansat) Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., selaku Kepala Satgas III Preventif Madago Raya, menegaskan bahwa sambang warga merupakan langkah strategis untuk menjaga hubungan baik antara aparat dan masyarakat.

Ia menyebut, keterlibatan aktif warga sangat dibutuhkan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan .

“Kami terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat agar mereka merasa nyaman dan aman. Ini bukan hanya soal sambang silaturahmi, tapi juga tentang membangun rasa saling percaya dan kekeluargaan,” ujar Kombes Kurniawan.

Baca Juga:  Tampil Gemilang di Jepang, Personel Polda Sulteng Bawa Pulang Tiga Medali Sekaligus

Menurutnya, pendekatan persuasif yang dilakukan melalui kegiatan sambang membawa dampak positif, di mana warga semakin terbuka menyampaikan informasi maupun keluhan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan. Komunikasi dua arah ini menjadi fondasi penting dalam upaya pencegahan tindakan kriminal maupun radikalisme.

“Di lapangan, para personel Satgas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, memberikan edukasi hukum, serta mendengarkan aspirasi warga. Mereka juga terlibat dalam kegiatan seperti dan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, sebagai bentuk nyata kehadiran negara,” ungkap Dansat Brimob.

Baca Juga:  Finalis Pidato dan PBB Touna Siap Berkompetisi di Poskotis Tokorondo jadi Panggung Penentuan

Dengan terus digalakkannya pendekatan humanis ini, Satgas Mdago Raya berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan secara bersama-sama.

Operasi Madago Raya yang kini memasuki tahap pemeliharaan keamanan serta pemulihan sosial, bertujuan tidak hanya menghapus ancaman, tetapi juga memulihkan kepercayaan dan memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat.

banner

Komentar