Imam Masjid Nur Fatra Dukung Polri Menjaga Keamanan dan Tolak Paham Radikal di Poso

-News, Religi-
oleh

– Dalam rangka menjaga keamanan dan kedamaian di , tim Da'i yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi, melakukan dan silaturahmi kepada Imam Nur Fatra, Ustadz Muh. Ansyar di Jl. Pulau Batam, Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso , Kabupaten Poso, pada Rabu (2/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, tim Da'i Polri mengajak Ustadz Muh. Ansyar untuk bersama-sama menjaga keamanan yang sudah semakin kondusif, serta menanamkan sikap toleransi antar umat beragama.

Baca Juga:  Upaya Jaga Kamtibmas, Satgas Madago Raya Jalin Silaturahmi dengan Para Tokoh di Poso Pesisir

Hal ini bertujuan untuk menciptakan rasa persatuan dan kesatuan dalam masyarakat, sehingga diharapkan Poso akan tetap aman, tenang, dan di masa yang akan datang.

Selain itu, tim Da'i Polri juga mengingatkan kepada Imam Masjid untuk selalu waspada dan tidak lengah. Meskipun situasi terkini sudah kondusif, tidak menutup kemungkinan masih ada kelompok-kelompok kecil yang berusaha menyebarkan paham radikal dan intoleran.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa di SDN Pasau Poso Pesisir

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk menjauhi ideologi yang menyimpang dan menyesatkan, serta menjaga nikmat keamanan yang diberikan oleh Allah Azza Wa Jalla.

Silaturahmi ini diharapkan dapat membangun komitmen bersama dalam menanggulangi paham-paham radikal, separatis, serta kelompok intoleran yang berpotensi mengganggu ketertiban di wilayah Kabupaten Poso.

Dalam pertemuan tersebut, Ustadz Muh. Ansyar menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim Da'i Polri atas perhatian dan kerjasamanya.

Baca Juga:  Menebar Pesan Damai dan Persatuan, Khutbah Jumat Kamtibmas di Masjid Al Azhar Poso

Ia juga berkomitmen untuk mendukung upaya Polri dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman dan kondusif di Kabupaten Poso.

Dengan kolaborasi yang erat antara aparat keamanan dan agama, diharapkan Kabupaten Poso dapat terus terjaga dari ancaman paham radikal dan yang dapat merusak kerukunan antar umat beragama.

banner

Komentar