Dai Polri Ajak Warga Desa Bambalemo Jaga Kamtibmas Pasca PSU di Parigi Moutong

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU), Satgas II Preemtif melalui Tim Da’i Polri melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Parigi Moutong, pada Jumat (25/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Parigi Moutong AKP Zulkufran, yang juga selaku Satgas II Preemtif, bersama tim Da’i Polri yang terdiri dari Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin Abubakar.

Baca Juga:  Santri Pondok Pesantren Darul Mukhlisin Terima Pesan Kamtibmas dari Tim Da'i Polri

Dalam kesempatan tersebut, tim menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang dan damai, khususnya pasca pelaksanaan PSU di wilayah tersebut.

AKP Zulkufran menegaskan pentingnya menghormati hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat.

“Mari kita jaga kondusifitas wilayah, hormati hasil demokrasi yang telah berjalan, dan kita sukseskan bersama demi kemajuan Parigi Moutong,” ujarnya.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Sambangi Alumni Deradikalisasi di Tamanjeka

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menanamkan nilai-nilai toleransi antarumat beragama guna memperkuat rasa persaudaraan dan mencegah berkembangnya paham radikal serta yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.

Apresiasi datang dari warga setempat, Kurniadi selaku tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Satgas Madago Raya dan Tim Da’i Polri atas perhatian dan upaya pendekatan yang dilakukan.

Baca Juga:  Berkedok Agen Travel, 21 Pelaku Penipuan Investasi Trading Dibekuk Polda Sulteng

Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pasca PSU di Parigi Moutong.

Kegiatan ini merupakan upaya Satgas Madago Raya dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif guna menciptakan wilayah yang aman, damai, dan terbebas dari ancaman radikalisme di Parigi Moutong.

banner

Komentar