Pawai Ogoh-Ogoh di Desa Lebagu, Rohaniawan Polri Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang PSU

-News-
oleh

Dalam rangka memberikan rasa menyambut hari raya nyepi, II Preemtif Operasi Madago Raya melaksanakan pengamanan (PAM) kegiatan Pawai Ogoh-Ogoh yang berlangsung di , Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, pada hari Jumat (28/3/2025).

Pawai Ogoh-Ogoh merupakan salah satu tradisi yang digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 Masehi.

Dalam kegiatan ini, Aipda I Putu Kariasa, selaku anggota Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya yang bertugas, mengimbau kepada panitia pelaksana pawai beserta yang hadir untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Baca Juga:  Jelang Idul Fitri, 44 Siswa Setukpa SIP 55 Polda Sulteng Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Kota Palu

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Polri turut memberikan pesan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks atau isu yang dapat memicu perpecahan.

“Jika ada warga yang memiliki api atau bahan peledak, kami mengimbau agar segera menyerahkannya kepada aparat kepolisian. Hal ini demi keselamatan bersama, agar tidak membahayakan keluarga dan ,” ujar Aipda I Putu Kariasa.

Baca Juga:  Hari ke-19 Puasa, Warga Poso dan Palu Antusias Nikmati Makan Sahur Gratis dari Satgas Madago Raya

Lebih lanjut, Aipda I Putu Kariasa mengajak masyarakat untuk selalu menjalin kerjasama dengan Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (), terutama menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan digelar di wilayah Parigi Moutong.

“Apabila terjadi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada Polri terdekat. Mari kita pelihara kerukunan dan toleransi antar umat beragama demi menciptakan kehidupan yang rukun, , dan situasi Kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.

Baca Juga:  Rohaniawan Kamtibmas Sosialisasikan Toleransi dan Pencegahan Radikalisme di Rapat Kerja GSJA

Kegiatan Pawai Ogoh-Ogoh ini diharapkan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan, serta dapat mempererat tali persaudaraan antar warga masyarakat di wilayah Parigi Moutong.

banner

Komentar