Bantah Isu Setoran Judi Sabung Ayam, Kapolda Lampung Sebut Pengalihan Isu Korban Penembakan

-Nasional, News-
oleh

– Kapolda , Irjen Pol. Helmy Santika, membantah keras isu yang menyebutkan adanya setoran dari yang melibatkan , khususnya terkait insiden penembakan yang menewaskan tiga anggota Polsek Negara Batin.

Ia menegaskan, isu tersebut merupakan asumsi tak berdasar yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Isu tersebut mencuat seiring dengan insiden tragis yang terjadi pada Senin, 17 Maret 2025, saat penggerebekan judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan.

Dalam kejadian tersebut, Negara Batin, AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto, serta Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta, tewas tertembak. Insiden ini melibatkan dua oknum , Kopka Basarsyah yang kini ditahan bersama Peltu Lubis.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Rotasi 229 Personel, Perkuat Polres Balut dan Kukuhkan Pejabat Polresta Banggai

Kapolda Helmy menegaskan bahwa Polri tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran yang melibatkan anggota, termasuk jika ada yang terbukti terlibat dalam aktivitas seperti perjudian.

Ia menambahkan, Polri akan membuka pintu untuk memproses siapa saja yang terbukti terlibat, baik dari internal Polri maupun instansi lain.

“Isu mengenai setoran judi sabung ayam ini hanyalah asumsi yang tidak berdasar. Kalau ada bukti, tunjukkan. Kami tidak menutup diri untuk memproses, bahkan dari Divpropam, Itwasum Polri, dan Itwasda Polda sudah turun untuk melakukan pendalaman,” ujar Helmy, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (22/3/2025).

Baca Juga:  Polda Sulteng Pastikan Kasus Pemerasan dan Pengancaman oleh SSF Segera Dituntaskan

Lebih lanjut, Kapolda Lampung menegaskan, jika ada bukti anggota Polri terlibat dalam penerimaan setoran dari perjudian, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

“Kami sudah terbiasa menindak anggota yang terbukti melanggar aturan. Jika terbukti, kami tidak akan segan-segan untuk bertindak,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas beredarnya narasi yang membelokkan fokus masyarakat dari peristiwa utama, yaitu penembakan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Baca Juga:  Dirpolairud Polda NTB Tekankan Personel Utamakan Pelayanan Humanis di Operasi Lilin 2025

Helmy mengingatkan, meskipun ada isu mengenai setoran, hal tersebut tidak mengurangi fakta bahwa penembakan yang terjadi adalah persoalan yang harus diusut tuntas.

“Isu-isu seperti ini bisa membuat pandangan publik menjadi bias. Namun, kita tidak boleh melupakan fakta utama, yakni penembakan yang menyebabkan tiga anggota Polri gugur. Itu adalah persoalan kemanusiaan yang harus diungkap dengan terang benderang,” ujar Helmy.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa Polri dan TNI akan bekerja sama untuk mengungkap ini secara tuntas dan memastikan keadilan bagi para korban.

banner

Komentar