Silaturahmi Satgas Madago Raya dan Ketua FKUB Sigi, Upaya Bersama Jaga Moderasi Beragama

-News, Religi-
oleh

Nesia – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat , personel Posko Satgas II Preemtif mengadakan pertemuan dengan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama () Kabupaten , Ustadz Sofyan Nur, beserta jajaran pengurus di Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Rabu (5/2/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh lima personel Satgas II Preemtif, yaitu Aiptu Rahmat Jafar, Aiptu Rasul, Aiptu Andi Agustiar, Aiptu Ronal A. Sunusi, dan Brigpol Farid Wajdi. Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya penguatan program Desa Percontohan di Kabupaten Sigi.

Baca Juga:  Sepanjang 2025, Operasi Madago Raya Amankan 8 Pucuk Senpi Rakitan Hingga 313 Butir Amunisi

Dalam diskusi yang berlangsung, Satgas II Preemtif menyampaikan beberapa poin penting terkait serta masyarakat dalam menjaga keharmonisan beragama, di antaranya:

Pertama, Penguatan moderasi beragama dalam bingkai NKRI sebagai strategi dalam mencegah radikalisme dan intoleransi di wilayah .

Kedua, Kelanjutan dari program Kampung Moderasi Beragama yang telah diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Sigi dan FKUB Sigi, dengan menetapkan Desa Uwemanje dan Desa Toro sebagai desa percontohan.

Baca Juga:  Momen Humanis, Kaops Madago Raya Berbagi Kebahagiaan dengan Anak TPA di Dusun Tamanjeka

Ketiga, Peran aktif tokoh agama, masyarakat, dan adat dalam menjaga kerukunan serta membangun toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Keempat, Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Sigi.

Ketua FKUB Kabupaten Sigi, Ustadz Sofyan Nur menyampaikan apresiasi atas inisiatif Satgas II Preemtif Ops Madago Raya dalam mendukung program moderasi beragama.

Baca Juga:  Biadab! Ayah Bejat di Banggai Tega Cabuli Anak Tiri Sejak Duduk di Kelas 2 SD Hingga Lulus SMA

Ia berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial di masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat dalam mencegah radikalisme serta membangun suasana yang damai dan kondusif di Kabupaten Sigi.

banner

Komentar