Rapat Pleno Penetapan Gubernur Sulteng Dijaga Ketat 400 Personel Polisi di Palu

Nesia – Komisi Pemilihan Umum () Provinsi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat Terbuka untuk menetapkan () Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah () . Acara berlangsung di Sriti Convention Hall, Palu, Kamis (6/2/2025) malam.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan jalannya rapat pleno, melalui Satgas Operasi Mantap Praja Tinombala mengerahkan 400 personel pengamanan.

Baca Juga:  Eks Napiter Apresiasi Upaya Satgas Madago Raya dalam Menjaga Stabilitas Keamanan di Poso

“Mulai hari ini, Satgas Operasi Mantap Praja Tinombala akan melaksanakan pengamanan lanjutan tahapan Pilkada pasca putusan Mahkamah Konstitusi () terkait sengketa hasil Pilkada Sulteng,” ujar Wakasatgas Humas Operasi Mantap Praja Tinombala, AKBP Sugeng Lestari.

Ia menambahkan, terdapat delapan Satgas dalam Operasi Mantap Praja Tinombala 2024/2025 yang bertugas mengamankan tahap akhir Pilkada. Pengamanan ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, serta didukung oleh Satgas tindak, keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), penegakan hukum (Gakkum), serta humas.

Baca Juga:  Berikut Daftar Susunan Lengkap Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran

“Pengamanan tahap akhir Pilkada 2024/2025 akan berlangsung mulai 6 hingga 20 Februari 2025 dengan tujuan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah,” lanjutnya.

AKBP Sugeng Lestari juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pendukung paslon terpilih, agar tidak melakukan euforia berlebihan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat serta kelancaran lalu lintas.

Baca Juga:  Penuh Keakraban, Gubernur dan Forkopimda Sulteng Silaturahmi dengan Kapolda di Akhir Masa Jabatan

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan pasca penetapan hasil Pilkada ini,” pungkasnya.

banner

Komentar