Moderasi Beragama, Satgas Madago Raya Gelar Peningkatan Kemampuan Pendeta di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif kembali melaksanakan kegiatan peningkatan kemampuan bagi pendeta di Aula Pertemuan Hotel 99, Kabupaten Poso, pada Kamis (13/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban (Kamtibmas), serta mencegah penyebaran paham radikalisasme dan intoleransi di wilayah , khususnya Kabupaten Poso.

Peningkatan kemampuan pendeta ini melibatkan berbagai pihak, termasuk anggota Satgas II Preemtif Ops , Da'i Kamtibmas Polri, serta pendeta dan tokoh agama dari seluruh wilayah Kabupaten Poso.

Dalam sambutannya, Kasatgas II Preemtif yang juga selaku Dirtahti Polda , AKBP Moh. Taufik, S.H. menyampaikan, bahwa pentingnya peran pendeta dalam menjaga kerukunan umat beragama dan menjadi ujung tombak dalam menangkal serta intoleransi di Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Dai Polri Gandeng Tokoh Masyarakat Cipta Kondisi Tangkal Paham Radikal Jelang Pungut Suara Pilkada 2024

“Melalui kegiatan ini, diharapkan pendeta dapat menjadi pusat perdamaian yang dapat mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari serta berperan aktif dalam pencegahan radikalisasme dan intoleransi di Sulawesi Tengah,” ujar AKBP Moh. Taufik.

Dalam acara ini, dua narasumber, yakni Pdt. Dr. Sem Kolma Lassa, M.Th., M.Mis, Wakil Ketua Majelis Provinsi Sulteng, dan Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, Ketua FKUB Provinsi Sulteng, memberikan materi terkait peran pendeta dalam menangkal paham radikal serta pentingnya moderasi beragama sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

Baca Juga:  1.783 Personel Polda Sulteng Diterjunkan Amankan Tahap Kampanye Pemilu 2024

Pdt. Sem Kolma Lassa, M.Th., M.Mis, mengapresiasi kegiatan peningkatan kemampuan pendeta yang dilakukan oleh Satgas II Preemtif Ops Madago Raya.

Dalam materi yang disampaikan, Pdt. Sem Kolma Lassa menjelaskan bahwa pendeta memiliki peran vital dalam memerangi radikalisme di tengah umat Kristiani.

“Kegiatan ini untuk mengedukasi para pemimpin kristiani di Kabupaten Poso, sehingga tercipta suasana dari keberagaman suku ras yang berbeda-beda,” ucapnya.

Senada dengan pendeta Sem Kolma Lassa, Ketua FKUB Sulteng, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin menyatakan apresiasi kepada Satgas II Preemtif atas pelaksanaan penguatan pendeta, hal ini sangat positif dalam membangun kerukunan dan kedamaian di Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Tinjau Pelatihan Menjahit bagi Istri Eks Warga Binaan di Poso

Prof Zainal juga menekankan pentingnya moderasi beragama untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama yang akan memperkuat persatuan bangsa.

“Kegiatan ini, selain ajang silaturahim juga tukar pikiran dan pendapat serta membangun kehidupan beragama,” jelasnya.

Kegiatan peningkatan kemampuan ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi pendeta dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah khususnya Kabupaten Poso.

banner

Komentar