Sambang Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ingatkan Buruh Bongkar Muat tentang Toleransi Beragama

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Subsatgas Preemtif Binmas Polres (Touna), AKP Ngatimin, melakukan silaturahmi dan sambang kepada para bongkar muat barang di Pelabuhan Ampana, Kecamatan Ratolindo, pada Senin (6/1/).

Dalam kegiatan tersebut, AKP Ngatimin menyampaikan pesan-pesan penting terkait peran masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

“Kami berharap para buruh bongkar muat barang di pelabuhan Ampana bisa berpartisipasi aktif dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif, baik selama bekerja maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujar AKP Ngatimin.

Baca Juga:  Edukasi Generasi Muda, Upacara Bendera Antibullying dan Radikalisme di Poso

Selain itu, AKP Ngatimin juga mengingatkan pentingnya wawasan dan rasa saling toleransi antar umat beragama.

“Jangan sampai terpengaruh oleh kelompok atau paham radikalisme yang anti-kekerasan, serta berita hoaks yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa,” tambahnya.

AKP Ngatimin mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, karena hal tersebut sangat penting untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman di lingkungan sekitar, serta mendukung terciptanya stabilitas yang kondusif.

Baca Juga:  Perkuat Satgas OMB Tinombala, Polda Sulteng Terjunkan Anjing Pelacak

Di akhir kegiatan, para buruh bongkar muat barang di Pelabuhan Ampana menyampaikan dan terima kasih kepada Subsatgas Binmas Polres Touna yang telah melaksanakan silaturahmi serta memberikan imbauan Kamtibmas.

“Kami siap mendukung kegiatan Operasi Madago Raya dan berharap kemitraan antara kami dengan terus terjalin baik dalam menjaga ,” ungkap salah seorang perwakilan buruh.

Baca Juga:  Tim Voli Putra Putri Polda Sulteng Lolos Zona 6 Kapolri Cup 2024

Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya untuk terus memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta memastikan terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah operasi.

banner

Komentar