Sambang Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ingatkan Buruh Bongkar Muat tentang Toleransi Beragama

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Subsatgas Preemtif Binmas Polres Tojo Una-Una (Touna), AKP Ngatimin, melakukan dan sambang kepada para buruh bongkar muat barang di Pelabuhan Ampana, Kecamatan Ratolindo, pada Senin (6/1/2025).

Dalam kegiatan tersebut, AKP Ngatimin menyampaikan pesan-pesan penting terkait peran masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

“Kami berharap para buruh bongkar muat barang di pelabuhan bisa berpartisipasi aktif dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif, baik selama bekerja maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujar AKP Ngatimin.

Baca Juga:  Dai Polri Ajak Imam Masjid Cegah Penyebaran Paham Radikal di Poso

Selain itu, AKP Ngatimin juga mengingatkan pentingnya wawasan dan rasa saling antar umat beragama.

“Jangan sampai terpengaruh oleh kelompok atau paham radikalisme yang anti-kekerasan, serta berita yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa,” tambahnya.

AKP Ngatimin mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, karena hal tersebut sangat penting untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman di lingkungan sekitar, serta mendukung terciptanya stabilitas sosial yang kondusif.

Baca Juga:  740 Personel Polri dan PNS Polda Sulteng Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolda!

Di akhir kegiatan, para buruh bongkar muat barang di Pelabuhan menyampaikan dan terima kasih kepada Subsatgas Binmas Polres Touna yang telah melaksanakan serta memberikan imbauan Kamtibmas.

“Kami siap mendukung kegiatan dan berharap kemitraan antara kami dengan terus terjalin baik dalam menjaga Harkamtibmas,” ungkap salah seorang perwakilan buruh.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Dorong Desa Masari Jadi Teladan Moderasi Beragama di Parimo

Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Satgas Madago Raya untuk terus memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta memastikan terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah operasi.

banner

Komentar