Pengurus Masjid Al Azhar Komitmen Dukung Polri Menolak Paham Radikal di Poso

-News-
oleh

Nesia – Dalam upaya memperkuat kerukunan umat beragama sekaligus menjaga wilayah, Da'i Polri Satgas II Preemtif melaksanakan kegiatan sambang dan kepada pengurus Masjid di Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Poso, Minggu (5/1/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta mengajak para tokoh agama dan pengurus masjid untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Poso.

Baca Juga:  Razia Kendaraan di Poso, Satgas Madago Raya Waspadai Potensi Ancaman Selama Ramadhan

Tim yang dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, didampingi oleh Aiptu Ridwan dan Aipda Sofyan Al Liosi. Dalam kesempatan tersebut, Da'i Polri melakukan silaturahmi dengan Sdr. Sigit, sebagai Tamir atau Pengurus Masjid Al Azhar, dan mengajak untuk berkolaborasi dalam menjaga yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Poso.

Ipda Ilham Sriwan menyampaikan pentingnya masyarakat, khususnya pengurus masjid, dalam menjaga lingkungan dari pengaruh , separatis, dan intoleran yang dapat merusak kerukunan. Melalui kerjasama yang erat, diharapkan Poso tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan bebas dari ancaman radikalisme.

Baca Juga:  Iptu Siti Kapolsek Mantikulore Pertama, Satu-satunya Kapolsek Polwan di Jajaran Polda Sulteng

Sigit selaku Tamir Masjid Al Azhar, menyampaikan terima kasih kepada Tim Da'i Polri atas kunjungan dan kerjasama yang dibangun. Ia berkomitmen untuk turut membantu Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta bersama-sama menanggulangi segala bentuk paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

“Saya berkomitmen untuk mendukung Polri dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif, serta menolak segala bentuk paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kabangsaan dan keagamaan,” ungkap Sigit.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan Satu Juta Hektar, Satgas Madago Raya Gelar Penanaman Jagung di Desa Tokorondo

Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mencegah berkembangnya paham radikal dan intoleran, serta memperkuat sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Poso.

banner

Komentar