Buka Mukerwil ke-11 Wahdah Islamiyah Sulteng, Karo Kesra Provinsi Dorong Kolaborasi untuk Kesejahteraan

-News, Religi-
oleh

Nesia – Musyawarah Kerja Wilayah () ke-11 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Tengah dibuka pada Sabtu 11 Januari 2025, berlangsung di Aula UPT Diklat Pertanian Provinsi, Sigi.

Dengan tema “Mengokohkan Soliditas dan Kolaborasi Mewujudkan Sulawesi Tengah Maju yang Berkah,” acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh , dan tokoh agama.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Sulawesi Tengah, Awaluddin, yang mewakili Gubernur, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Wahdah Islamiyah dalam mendukung pembangunan masyarakat.

Baca Juga:  Tampil Gemilang di Jepang, Personel Polda Sulteng Bawa Pulang Tiga Medali Sekaligus

“Kolaborasi antara Wahdah Islamiyah dan daerah adalah langkah strategis untuk menciptakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis lokal dan nilai-nilai agama, kita bersama dapat membangun generasi unggul yang berakhlak mulia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah, Muh. Yani Abd. Karim, menyampaikan bahwa Mukerwil ini menjadi ajang evaluasi program kerja sekaligus antara pengurus wilayah dengan pengurus daerah.

Baca Juga:  Sinergi untuk Kebaikan Kota Palu, Wahdah Islamiyah Rencanakan Program Strategis di Rakerda ke-13

“Mukerwil adalah ruang untuk memperkuat komitmen kami sebagai organisasi yang mendukung pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dengan semangat kolaborasi, kami siap memajukan Sulawesi Tengah menuju masa depan yang lebih baik dan berkah,” ungkapnya.

Yani juga menegaskan bahwa Wahdah Islamiyah terus berkontribusi dalam berbagai bidang seperti dakwah, pendidikan, dan . Dengan hadir di 36 provinsi dan 250 DPD di seluruh , Wahdah Islamiyah berkomitmen untuk menyebarkan nilai-nilai Islam wasathiyah. Program unggulan seperti Dirosa, pendidikan Al-Qur'an untuk dewasa, menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Firli Bahuri Resmi Jadi Tersangka Kasus Pemerasan SYL

Mukerwil ke-11 ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan sinergi antara Wahdah Islamiyah dan pemerintah daerah, serta menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, cerdas, dan berakhlak mulia.

Sumber: Medikom DPW Wahdah Islamiyah Sulteng

banner

Komentar