Dai Polri Ajak Jamaah Masjid Al Hidayah Poso Jaga Keamanan dan Tolak Intoleransi

Palu Nesia – Dalam rangka mencegah masuknya dan intoleran di Kabupaten , tim Da'i Polri Satgas II Preemtif yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi, intensif mengadakan kegiatan kepada pengurus dan jamaah Masjid Al Hidayah, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Poso Kota Utara, pada Senin (2/12/2024).

Kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan , sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Upacara Tabur Bunga dan Bhakti Sosial Warnai Semarak Hari Bhayangkara ke-78 di Poso

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, tim Da'i Polri mengajak pengurus dan jamaah masjid untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dari ancaman paham , , dan kelompok intoleran.

“Melalui silaturahmi ini, kami ingin membangun komitmen bersama untuk menolak segala bentuk paham radikal dan yang bisa mengganggu di Kabupaten Poso,” ujar Ipda Ilham Sriwan, perwakilan dari tim Da'i Polri.

Baca Juga:  Musnahkan 1 Kilogram Sabu, Polda Sulteng Komitmen Perangi Narkoba

Selain itu, Ipda Ilham Sriwan juga menekankan pentingnya kerjasama antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman.

Dalam kesempatan yang sama, pengurus dan jamaah Masjid Al Hidayah menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim Da'i Polri Satgas II Preemtif Ops atas perhatian dan kerja samanya. Mereka menyatakan siap mendukung Polri dalam mewujudkan Sitkamtibmas yang tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Katpuan Pendeta se-Sigi, Prof. Zainal: Jadikan Perbedaan sebagai Perekat, Bukan Pemecah Bangsa

“Terima kasih kepada tim Da'i Polri yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dan memberikan edukasi kepada kami. Kami siap bekerja sama dalam menjaga keamanan di wilayah Poso,” ujar salah satu pengurus Masjid Al Hidayah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memperkuat kerjasama dengan masyarakat, khususnya dalam pencegahan paham radikal yang dapat merusak tatanan sosial dan keagamaan di wilayah Poso.

banner

Komentar