Cegah Peredaran Senjata Api, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Satgas III Preventif Operasi mengintensifkan razia kendaraan bermotor di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di empat pos kamtibmas, yakni Tamanjeka, Kalora, Tabalu, dan Masamba, pada Sabtu (7/12/2024).

Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si menyatakan bahwa razia ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah operasi.

Baca Juga:  Tinggalkan Polda Sulteng, Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko Dilepas dalam Prosesi Tradisi Pedang Pora

“Kegiatan razia ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan yang melintas di dalam kondisi baik, tidak membahayakan para pengendara dalam melaksanakan aktivitasnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel di masing-masing pos melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain mengecek kelengkapan diri, razia ini juga difokuskan pada pencegahan peredaran senjata api, bahan peledak, dan barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Baca Juga:  Eks Napiter Dukung Upaya Deradikalisasi oleh Satgas Madago Raya di Poso

“Operasi ini juga sebagai bentuk pendekatan kepada untuk meningkatkan kesadaran hukum dan kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami berharap, masyarakat dapat memahami pentingnya mendukung langkah-langkah preventif yang kami lakukan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre juga menegaskan bahwa razia ini dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, tanpa mengesampingkan prinsip ketegasan hukum.

Baca Juga:  Safari Kamtibmas ke Pondok Pesantren, Kaops Madago Raya Titip Pesan Kebangsaan

“Razia kendaraan di empat pos ini dijadwalkan terus dilaksanakan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan situasi kamtibmas yang aman, dan kondusif,” pungkasnya.

Dengan dilaksanakannya razia ini, Satgas III Preventif Operasi berharap dapat menciptakan rasa di tengah Poso, khususnya dalam mendukung kelancaran program deradikalisasi di wilayah tersebut.

banner

Komentar