Cegah Peredaran Senjata Api, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Satgas III Preventif Madago Raya mengintensifkan bermotor di wilayah operasi Kabupaten , . Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di empat pos kamtibmas, yakni Tamanjeka, Kalora, Tabalu, dan Masamba, pada Sabtu (7/12/2024).

, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si menyatakan bahwa razia ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah operasi.

Baca Juga:  Libatkan 256 Personel Gabungan, Polda Sulteng Perpanjang Operasi Madago Raya 2025 Tahap IV

“Kegiatan razia ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan yang melintas di wilayah operasi dalam kondisi baik, tidak membahayakan para pengendara dalam melaksanakan aktivitasnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel di masing-masing pos melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain mengecek kelengkapan diri, razia ini juga difokuskan pada pencegahan peredaran senjata api, bahan peledak, dan barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan.

Baca Juga:  Penguatan Moderasi Beragama Jadi Upaya Satgas Madago Raya Jaga Kamtibmas di Poso

“Operasi ini juga sebagai bentuk pendekatan kepada untuk meningkatkan kesadaran hukum dan kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami berharap, masyarakat dapat memahami pentingnya mendukung langkah-langkah preventif yang kami lakukan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre juga menegaskan bahwa razia ini dilakukan dengan mengedepankan pendekatan , tanpa mengesampingkan prinsip ketegasan hukum.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ingatkan Warga Bahaya Radikalisme Ancaman Nyata Bagi Persatuan Bangsa

“Razia kendaraan di empat pos ini dijadwalkan terus dilaksanakan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan situasi kamtibmas yang aman, dan kondusif,” pungkasnya.

Dengan dilaksanakannya razia ini, Satgas III Preventif Operasi Madago Raya berharap dapat menciptakan rasa aman di tengah masyarakat Poso, khususnya dalam mendukung kelancaran program deradikalisasi di wilayah tersebut.

banner

Komentar