Sulawesi Tengah Perkuat Kolaborasi Antar Instansi dalam Forum Pencegahan Paham Radikal di Poso

-News-
oleh

Nesia – Dalam upaya memperkuat kewaspadaan terhadap ancaman , Forum Komunikasi Pencegahan di Provinsi Sulawesi Tengah digelar, pada Kamis (14/11/), di Ball Room Hotel Kartika, Kabupaten Poso.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah dengan tujuan untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah, aparat keamanan, dan dalam mencegah penyebaran paham radikal di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah dan penting, antara lain Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Arfan, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Poso, Markarma Lasimpala, Kanit Pencegahan Idensos Satgaswil Sulteng Densus 88 AT , Kompol Sugiono serta Kasat Binmas Polres Poso, Iptu Andi Cakra yang juga selaku Ka Anev Operasi Madago Raya.

Baca Juga:  Sambang Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ingatkan Buruh Bongkar Muat tentang Toleransi Beragama

Selain itu, turut hadir Camat dan lurah se-Kecamatan Poso Kota dan Poso Kota Utara, Bhabinkamtibmas Polsek Poso Kota, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kab.Poso.

Dalam kesempatan tersebut, Ka Anev Operasi Madago Raya, Iptu Andi Cakra, memberikan pemaparan mengenai peran penting Polri dalam program . Ia menjelaskan bahwa melalui program ini, Polri berkomitmen untuk mencegah berkembangnya paham radikal di Kabupaten Poso dan Provinsi Sulawesi Tengah pada umumnya.

Baca Juga:  Polri dan Eks Napiter Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Gunung Biru Poso

“Upaya pencegahan ini sejalan dengan dukungan terhadap terciptanya Harkamtibmas yang aman dan kondusif, dengan melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Iptu Andi Cakra.

Lebih lanjut, Iptu Andi Cakra menyebut forum ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta membangun sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menghadapi ancaman radikalisme.

“Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi informasi dan strategi dalam mencegah dan menangkal paham radikal yang berpotensi merusak kerukunan serta kedamaian di masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Warga Poso Pesisir Serahkan Puluhan Amunisi dan Senjata Rakitan, Polisi Apresiasi Kesadaran Masyarakat

Para peserta forum diharapkan dapat menjalin kerjasama yang lebih erat, serta memperkuat komunikasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar