Membangun Toleransi Sejak Dini, Rohaniawan Polri Kunjungi Dua Sekolah di Poso

Nesia – Dalam upaya membangun hubungan yang lebih baik antara Polri dan masyarakat, Rohaniawan Polri II Preemtif Ops Madago Raya, Aiptu Halput Tarusu, melakukan sambang kepada -anak di Taman Kanak-Kanak GKST Betel, Kelurahan Sayo, Kecamatan Poso Kota Selatan, Kabupaten Poso.

Dalam kegiatan ini, Aiptu Halput, yang juga berperan sebagai Rohaniawan , memperkenalkan sosok anggota yang bertugas dengan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga:  Dukung Program Pemerintah, Satgas Madago Raya Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Operasi

Aiptu Halput mengajarkan kepada anak-anak pentingnya cinta kasih terhadap sesama, menghormati orang tua dan guru, serta menghindari sikap permusuhan dan menjelek-jelekkan orang lain.

“Kami ingin menanamkan sikap hidup rukun dan karakter toleransi sejak dini, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang saling menghargai,” ungkap Rohaniawan Polri, Aiptu Halput.

Setelah kegiatan di TK, Rohaniawan Polri Aiptu Halput melanjutkan silaturahmi dengan memberikan kepada di SMP N 1 Poso Kota Selatan. Penyerahan Alkitab ini diterima langsung oleh Ibu Treis Mowendu, selaku Kepala Sekolah SMP N 1. Aiptu Halput berharap, pemberian Alkitab dapat meningkatkan minat baca di kalangan pelajar Kristen.

Baca Juga:  Karo Ops Sebut Sulteng Ada Tiga Kabupaten Rawan Jelang Voting Day

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Halput juga mengajak para masyarakat untuk bekerja sama dengan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

“Dukungan dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Kami juga mengimbau agar masyarakat segera melaporkan kepada Polri jika ada gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Baca Juga:  Briptu YS Tak Dimutasi Gegara Konten Medsos, Polda Sulteng Ungkap Fakta Soal Pelanggaran Hingga Pidana Umum

Ia menekankan pentingnya peran guru agama dalam menanamkan nilai-nilai toleransi kepada siswa, sehingga dapat mencegah munculnya perilaku intoleran.

“Dengan menciptakan pelajar yang berkarakter toleransi, kita semua berkontribusi dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

banner

Komentar