Membangun Toleransi Sejak Dini, Rohaniawan Polri Kunjungi Dua Sekolah di Poso

Palu Nesia – Dalam upaya membangun hubungan yang lebih baik antara Polri dan masyarakat, Rohaniawan Polri II Preemtif Ops , Aiptu Halput Tarusu, melakukan sambang silaturahmi kepada anak-anak di Taman Kanak-Kanak GKST Betel, Kelurahan Sayo, Kecamatan Kota Selatan, Kabupaten Poso.

Dalam kegiatan ini, Aiptu Halput, yang juga berperan sebagai , memperkenalkan sosok anggota yang bertugas dengan misi memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga:  Biro SDM Polda Sulteng Bekali Perwira Baru SIP 55 Lewat Tindak Lanjut Profile Klinis Psikologi

Aiptu Halput mengajarkan kepada anak-anak pentingnya cinta kasih terhadap sesama, menghormati orang tua dan guru, serta menghindari sikap permusuhan dan menjelek-jelekkan orang lain.

“Kami ingin menanamkan sikap hidup rukun dan karakter toleransi sejak dini, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang saling menghargai,” ungkap Rohaniawan Polri, Aiptu Halput.

Setelah kegiatan di TK, Rohaniawan Polri Aiptu Halput melanjutkan silaturahmi dengan memberikan Alkitab kepada pelajar di SMP N 1 Poso Kota Selatan. Penyerahan Alkitab ini diterima langsung oleh Ibu Treis Mowendu, selaku Kepala SMP N 1. Aiptu Halput berharap, pemberian Alkitab dapat meningkatkan minat baca di kalangan pelajar Kristen.

Baca Juga:  Cerdas Cermat Kebangsaan, Satgas Madago Raya Komitmen Tanamkan Nilai Nasionalisme Siswa di Poso

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Halput juga mengajak para masyarakat untuk bekerja sama dengan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

“Dukungan dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan . Kami juga mengimbau agar masyarakat segera melaporkan kepada Polri jika ada gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Baca Juga:  Wakapolda Sulteng Tekankan Pencegahan Karhutla hingga Full Back Up Kasus Pembunuhan di Duyu

Ia menekankan pentingnya peran guru agama dalam menanamkan nilai-nilai toleransi kepada , sehingga dapat mencegah munculnya perilaku .

“Dengan menciptakan pelajar yang berkarakter toleransi, kita semua berkontribusi dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

banner

Komentar