Melalui Lomba PBB, Satgas Madago Raya Bangun Karakter Generasi Muda di Poso Pesisir

-News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Sebanyak 230 peserta dari berbagai Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Pesisir mengikuti lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang digelar oleh Satgas III Preventif Operasi Madago Raya. Kegiatan ini berlangsung di Hanggar Poskotis Madago Raya, Tokorondo, Poso, pada Selasa (26/11/2024).

Lomba PBB ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap disiplin, memperkuat rasa cinta tanah air, dan nasionalisme di kalangan anak-anak sekolah. Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk Kaposko Madago Raya, Kamin Ops Madago Raya, Pasi Ops Satgas III Preventif, serta berbagai perwakilan dari Pengawas Sekolah Pesisir dan mahasiswa Unsimar.

Peserta lomba terdiri dari 11 kelompok sekolah yang berasal dari berbagai SD di wilayah Pesisir. Beberapa di antaranya adalah SDN Tiwaa, SDN Pasau, SDN 1 Tokorondo, SD Al-Khairaat Lape, SDN 2 Tokorondo, dan MI DDI Masamba. Masing-masing kelompok bersaing dalam menunjukkan ketepatan, kekompakan, dan disiplin dalam melaksanakan gerakan baris-berbaris sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Pimpin Apel Konsolidasi, Kaops Madago Raya Tekankan Pentingnya Rasa Aman untuk Masyarakat

Kasatgas III Preventif, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre melalui Kaminops
Akp Setiyo Wibowo mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta meningkatkan jiwa nasionalisme.

“Lomba PBB ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan penuh semangat kebangsaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKP Setiyo Wibowo menyampaikan, selain menguji ketepatan dalam gerakan, lomba PBB ini juga diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antara sekolah-sekolah di Kecamatan Pesisir serta mengedukasi generasi muda tentang pentingnya disiplin, kebersamaan, dan cinta tanah air.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gelar Peningkatan Kemampuan Calon Da'i/Da'iyah di Parigi Moutong

“Dengan pelaksanaan lomba seperti ini, kami berharap anak-anak dapat menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat dan cinta tanah air,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengawas Sekolah Pesisir, Hariyanti Gg. Ngale, juga memberikan apresiasia kepada Satgas III Preventif Ops yang telah mengadakan lomba PBB tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Satgas III Preventif dalam menyelenggarakan lomba ini. Lomba PBB tidak hanya melatih ketepatan baris-berbaris, tetapi juga mendidik anak-anak untuk menjadi pribadi yang patriotisme lebih disiplin dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Baca Juga:  KKSS Parigi Dukung Polri Tangkal Radikalisme dan Jaga Keamanan Jelang Pilkada

“Melalui kegiatan ini, setelah mereka kembali ke sekolah masing-masing, kami berharap nilai-nilai dan persatuan semakin tertanam dalam diri siswa, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan penuh rasa cinta tanah air,” pungkasnya.

Hasil lomba menempatkan MI DDI sebagai juara pertama, disusul oleh SDN Pasau di posisi kedua, dan SD Al-Khairaat Lape sebagai juara ketiga. Keberhasilan ini menunjukkan tingginya antusiasme dan semangat para peserta dalam mengikuti lomba.

Selain menguji ketepatan dalam gerakan, lomba PBB ini juga diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antara sekolah-sekolah di Kecamatan Pesisir serta mengedukasi generasi muda tentang pentingnya disiplin, kebersamaan, dan cinta tanah air.

banner

Komentar