Ditressiber Polda Sulteng Sosialisasikan Bahaya Judi Online kepada Pelajar SMAN 1 Palu

-News-
oleh

Nesia – Direktorat Reserse Siber () Polda menggelar sosialisasi tentang bahaya di kalangan pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Palu yang dipimpin langsung oleh Kompol. Alfian Joan Komaling selaku Kasubdit II Ditressiber Polda Sulawesi Tengah, Rabu (13/11/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Kompol. Alfian Joan Komaling memberikan arahan dan mengenai dampak dari perjudian online, yang kini marak di kalangan muda.

Baca Juga:  Siagakan 2.624 Personel, Polda Sulteng Siapkan 76 Pos Pengamanan di Seluruh Wilayah

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para -siswi mengenai bahaya yang dapat ditimbulkan, seperti kerugian finansial, gangguan , hingga permasalahan hukum yang bisa merugikan masa depan mereka.

“Sosialisasi ini penting untuk memberikan wawasan kepada para pelajar tentang bahaya judi online yang tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Kasubdit II Ditressiber.

Baca Juga:  Reintegrasi Sosial, Kaops Madago Raya Ajak Eks Napiter Jaga Persatuan di Tengah Masyarakat

Lebih lanjut, Kompol Alfian Komaling menyebut berharap para siswa-siswi di SMAN 1 Palu dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak terjerumus dalam aktivitas yang merugikan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa-siswi di SMAN 1 Palu dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak terjerumus dalam aktivitas yang merugikan,” imbuhnya.

Selain memberikan pengetahuan terkait dampak buruk judi online, pihak Ditressiber juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dan sekolah dalam memantau serta memberikan yang lebih dalam mengenai perilaku yang bertanggung jawab dalam menggunakan internet.

Baca Juga:  3 Bulan Jabat Kabidpropam Polda Sulteng, Kombes Pol. Rama Samtama Ditunjuk Jadi Kapolresta Banyuwangi

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa para siswa-siswi di SMAN 1 Palu memahami bahwa judi online bukan hanya soal uang, tapi juga soal masa depan. Mari bersama-sama menjaga dan melindungi diri dari godaan yang dapat merusak cita-cita dan kehidupan,” pungkasnya.

banner

Komentar