Dai Polri Ajak Jamaah Masjid At Taqwa Bersatu Tolak Radikalisme di Poso

-News, Religi-
oleh

Palu Ngataku – Dalam upaya pencegahan masuknya paham radikal dan di tengah masyarakat, Da'i Satgas II Preemtif Madago Raya mengadakan silaturahmi dengan jamaah di Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso , Poso, pada Kamis (7/11/).

Dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi, Tim Da'i Polri bertemu dengan jamaah untuk membangun komunikasi yang lebih dekat sekaligus mengajak masyarakat bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca Juga:  Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya Apresiasi Program Hipnoterapi untuk Warga Poso

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Ilham Sriwan menyampaikan harapannya agar masyarakat Poso tetap waspada dan bersatu melawan segala bentuk paham yang dapat merusak persatuan.

“Kami berharap seluruh masyarakat Poso bisa selalu menjaga kerukunan dan tetap saling menghormati dalam perbedaan. Mari kita jaga lingkungan kita dari pengaruh paham yang merusak dan tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa,” ujar Ipda Ilham.

Baca Juga:  Pemprov Sulteng Kembali Raih Opini WTP ke-11

Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat aktif melapor kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi paham radikal atau kelompok intoleran di sekitar mereka.

“Keterlibatan aktif masyarakat sangat kami harapkan untuk bersama-sama mewujudkan Poso yang aman dan . Setiap informasi dari masyarakat sangat berharga untuk menjaga wilayah ini tetap kondusif,” tambahnya.

Para jamaah At Taqwa menyambut baik pesan dari Tim Da'i Polri. Mereka menyatakan dukungan penuh dan kesediaan untuk membantu Polri dalam mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Poso.

Baca Juga:  Polda Sulteng Lanjutkan Ops Madago Raya di Tahun 2025, Kaops Imbau Warga Serahkan Barang Berbahaya

Dukungan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah penyebaran paham yang dapat merusak persatuan dan keharmonisan.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari Polri untuk selalu berada di tengah masyarakat dan menjaga agar Poso tetap damai serta bebas dari pengaruh radikalisme dan intoleransi yang mengancam keamanan daerah.

banner

Komentar